Makam Keramat Palsu di Pandeglang Dibongkar, Kades: Asal-usul Tak Jelas

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Pandeglang -

Makam keramat diduga palsu dibongkar di wilayah Blok Hunjuran, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang. Kepala desa setempat menilai asal-usul makam itu tidak jelas.

"Benar ada kuburan, cuman kami nanya orang bersangkutan tidak jelas asal usulnya dan silsilahnya," kata Kepala Desa Panjangjaya Saripudin di lokasi, Senin (30/3/2026)

Saripudin mengatakan pembongkaran itu dilakukan berdasarkan kesepakatan tokoh masyarakat dan ulama. Pihaknya juga telah melakukan peringatan kepada orang yang diduga membuat makam tersebut, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan pembongkaran.

"Sampai sekarang orang yang bersangkutan belum ada kejelasan. Mangkanya pada hari ini pembongkaran makam," ucapnya.

Baca juga: Jadi Lapak Pesugihan, 31 Makam Keramat Palsu di Petir Serang Dibongkar

Saripudin belum mengetahui secara detail maksud dan tujuan keberadaan makam tersebut. Dia khawatir, jika hal ini dibiarkan, bisa timbul kemusyrikan.

"Kita kan takutnya ke arah yang negatif ke musyrik, soalnya nggak jelas, kalau jelas kami dukung, ini kan nggak jelas takut ke musyrik itu," katanya.

Ketua MUI Desa Panjangjaya Suhendi menyebut hal itu terungkap berdasarkan dari laporan warga bahwa ada makam baru di lokasi. Dia kemudian melihat dan membenarkan keberadaan makam ini tidak mempunyai asal-usul yang jelas.

"Di sini Blok Hunjuran, Panjangjaya ada yang membuat makom baru, tapi setelah dua hari kemudian saya ngecek betul ada. Saya tanya siapa yang membangun satu orang pun tidak ada yang berani menjelaskan," katanya.

Suhendi menyebut pembongkaran ini juga berdasarkan persetujuan Abuya Muhtadi. Dia menyatakan makam ini dibongkar khawatir bisa menimbulkan dampak negatif untuk generasi mendatang.

"Nggak jelas, yang kita takutkan, yang paling ngeri ke depannya anak cucu kita mau bagaimana nasibnya, karena ini kaitannya dengan akidah," katanya.

Baca juga: 13 Makam Keramat Palsu di Ngawi-Mojokerto Dibongkar, Dinilai Kaburkan Sejarah




(idn/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Amsal Sitepu, Kemenko PM: Sangat Tidak Masuk Akal Editing hingga Dubbing Dihargai Rp0!
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
PDIP Siap Bantu Lobi ke Iran Agar Kapal Tanker Pertamina Dapat Lewat Selat Hormuz
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Izinkan 20 Kapal Pakistan Lewati Selat Hormuz
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
All New Hyundai Kona Electric, Bawa Barang Banyak Tak Masalah!
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Rupiah Hari Ini (30/3) Ditutup Melemah ke Rp17.002 per Dolar AS
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.