Bandara Internasional Juanda melayani 766.115 penumpang selama periode angkutan udara Lebaran pada 13-30 Maret 2026. Angka tersebut meningkat lima persen dibanding tahun 2025.
Muhammad Tohir General Manager Bandara Juanda mengatakan, dengan berakhirnya periode tersebut, maka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 ditutup.
Ia memastikan selama periode tersebut, proses arus mudik di Bandara Juanda berjalan dengan baik serta lancar.
“Antusias mudik masih terjadi di Bandara Juanda, jumlah penumpang meningkat dari tahun lalu,” kata Tohir.
Sementara itu Bandara Juanda mencatat, Jakarta masih menjadi rute favorit yaitu sebanyak 142.894 penumpang, disusul Bali rute favorit kedua sebanyak 80.002 penumpang, dan ketiga Makassar sebanyak 77.140 penumpang.
Tohir menyebut, puncak arus mudik terjadi pada 14 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 47.547 orang, dan jumlah pesawat sebanyak 302 penerbangan.
Sedangkan puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026, dengan jumlah penumpang sebanyak 52.648 orang dan jumlah pesawat sebanyak 300 penerbangan.
Jumlah penerbangan ekstra selama periode Lebaran sebanyak 173 penerbangan dari berbagai maskapai.
Pada penutupan posko, Tohir menyampaikan apresiasinya kepada para stakeholder yang telah bekerja sama selama Posko berlangsung.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, atas kerjasamanya, meskipun jumlah penumpang meningkat, standar pelayanan masih tetap terjaga dengan baik,” pungkas Tohir. (wld/saf/ipg)




