Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah (Jateng) akan menggunakan fitur artificial intelligence (AI) dan sistem coding. Polri mendorong taruna Akpol menguasai teknologi digital.
"Laboratorium sosial sains kepolisian itu sudah berbasis AI, coding dan teknologi digital," kata Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di acara peletakan batu pertama atau groundbreaking Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Senin (30/3/2026).
Komjen Dedi mengatakan sistem pendidikan kepolisian harus modern dan inovatif. Metode pembelajaran konvensional, tambah dia, akan sulit atau kurang menarik untuk diikuti taruna yang merupakan generasi Z atau Gen Z.
"Kita nggak bisa lagi ngajari taruna secara konvensional, makanya tidur saja taruna itu nanti," tutur Komjen Dedi.
Mantan Kadiv Humas Polri ini menyebut memajukan lembaga pendidikan Polri adalah tantangan. Dan kemajuan pendidikan Polri adalah tanggung jawab bersama.
"Ini tantangan dan tanggung jawab kita semuanya," ucap Komjen Dedi.
(aud/rfs)





