TEL AVIV, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan militer Israel akan memperluas serangan daratnya ke Lebanon selatan.
Hal itu diungkapkan Netanyahu pada konferensi pers, Minggu (29/3/2026).
Pada konferensi pers tersebut Netanyahu mengatakan perlunya perluasan sabuk keamanan Israel di Lebanon.
Baca Juga: Trump: Kesepakatan dengan Iran Segera, Negara Teluk Melawan Balik
“Itu dilakukan untuk menggagalkan ancaman invasi dan menjauhkan tembakan rudal anti-tank dari perbatasan kita,” tuturnya dikutip dari NBC News.
Israel telah melakukan invasi ke Lebanon sejak Hizbullah terlibat dalam perang di Iran.
Hizbullah mulai menyerang Israel sebagai respons atas serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari laliu.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz baru-baru ini mengatakan negaranya akan membangun “Zona Keamanan” di Lebanon Selatan.
Ia juga menegaskan mereka akan mengontrol sungai penyeberangan kunci di negara tersebut, sebuah langkah yang diperkirakan membuat ratusan ribu orang bakal dipindahkan tanpa waktu terbatas.
Baca Juga: Kedutaan Iran Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Indonesia di UNIFIL, Ikut Mengutuk Israel
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : NBC News
- benjamin netanyahu
- lebanon selatan
- israel
- militer israel
- serangan darat
- gaza





