BEKASI, KOMPAS.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Setu masih menyelidiki kasus pembegalan yang menimpa seorang pria berinisial MRI (21) di Kelurahan Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 04.19 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Setu Ipda Isran Rajagukguk mengatakan, korban telah melaporkan kejadian tersebut dan saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.
“Saat ini korban sudah membuat laporan. Kasusnya sedang kami lidik,” ujar Isran saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (31/3/2026).
Isran menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari korban.
Baca juga: Polisi Selidiki Begal di Bekasi, Pelaku Todong Golok Saat Korban Masuk Rumah
Selain itu, polisi juga tengah mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar di media sosial untuk mengidentifikasi pelaku.
“Kami sudah meminta pemilik rumah untuk menyerahkan DVR CCTV agar bisa kami analisis keaslian dan identifikasi pelaku,” kata Isran.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembegalan tersebut terjadi saat korban baru pulang dari rumah temannya dan hendak memasukkan sepeda motor ke garasi rumah.
“Saat itu korban baru sempat membuka gembok luar garasi. Tiba-tiba ada motor melintas, kemudian putar balik dan langsung mengarah ke korban sambil mengacungkan golok,” ujar Isran saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Tak lama, kedua pelaku mendekati korban. Menyadari adanya ancaman senjata tajam, korban sempat berupaya menghindar sambil melakukan perlawanan.
Namun, karena situasi membahayakan, korban akhirnya melarikan diri ke arah jalan raya untuk menyelamatkan diri.
Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban. Meski demikian, korban dipastikan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
“Untungnya korban sempat menghindar. Ini masuk kategori perampasan atau pencurian dengan kekerasan (curas),” ujar Isran.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengungkap kasus tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang