Strategi Pemerintah, Pertahankan Harga BBM Subsidi dan Pacu Mandatori B50

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

SEOUL, DISWAY.ID– Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di tengah fluktuasi geopolitik global yang kian dinamis.

Langkah ini diambil sebagai bantalan kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi domestik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA:Aturan Baru BBM Per 1 April: Pembatasan Pertalite 50 Liter Mulai Berlaku, Cek Kriteria Kendaraannya!

Pemerintah memprioritaskan stabilitas sosial-ekonomi di atas penyesuaian harga energi yang saat ini sangat sensitif terhadap gejolak pasar dunia.

"Berdasarkan hasil rapat, tidak ada penyesuaian naik ataupun turun untuk BBM subsidi. Artinya flat, tetap memakai harga sekarang. Sementara untuk BBM nonsubsidi, kami bersama tim Pertamina dan penyedia SPBU swasta masih melakukan pembahasan intensif," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).

Di tengah ketidakpastian global, Indonesia mulai mengandalkan implementasi program mandatori B50, campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar.

BACA JUGA:ASN WFH 1 Hari Tiap Jumat, Pelajar Tetap Sekolah 5 Hari Sepekan

Program ini diproyeksikan tidak hanya sekadar mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga menciptakan surplus stok gasoil (solar) di dalam negeri.

"Dengan penguatan program B50, kita optimis mampu memperkuat cadangan energi nasional. Saat ini, cadangan BBM dan LPG kita semuanya berada di atas standar minimal nasional," tegas Bahlil.

Langkah diversifikasi ini dinilai strategis untuk menjaga sektor energi tetap tangguh menopang pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari manajemen permintaan, pemerintah tetap memberlakukan kebijakan ketat pada penyaluran BBM bersubsidi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan subsidi tepat sasaran dan tidak membebani APBN secara berlebihan.


Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia usai pertemuan Indonesia-Japan Business Forum menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia akan kebut proyek Blok Masela demi ketahanan energi nasional-Bakom RI-Bakom RI

BACA JUGA:BBM Biodiesel B50 Dipakai Mulai 1 Juli 2026, Apa Aja Sih Keunggulannya?

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga: Mulai Jumat, ASN Terapkan WFH Satu Hari Sepekan
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Inalum Catat Laba Bersih Rp 2,4 Triliun, Naik 15 Persen
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trotoar di Pondok Indah Kembali Pakai Konblok Lagi Setelah Sempat Pakai Hebel
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Ungkap Skenario Nuklir di Iran, Diplomat PBB Ini Diancam hingga Pilih Mundur dari Jabatannya
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Klaim Perang Iran Bakal Selesai dalam 2-3 Pekan, Sebut Teheran Bakal Kembali ke Zaman Batu
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.