POLDA Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial A yang berperan sebagai penadah barang-barang milik AH, 39, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam mesin pembeku freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi bahwa tersangka A ditangkap karena diduga menampung barang hasil kejahatan dari dua pelaku utama, yakni DS alias ANC dan S.
Kronologi Penjualan Barang BuktiSetelah menghabisi nyawa korban, para pelaku diketahui langsung menjual aset milik AH secara bertahap:
Baca juga : Terungkap! Pelaku Mutilasi dalam Freezer Kios Ayam Geprek Bekasi Ternyata Rekan Kerja Korban
- 22 Maret 2026: Telepon genggam korban dijual kepada tersangka A melalui sistem cash on delivery (COD) setelah bertransaksi di Facebook seharga Rp450.000.
- 23 Maret 2026 (Sore): Satu unit sepeda motor dijual seharga Rp2,3 juta secara tunai.
- 23 Maret 2026 (Malam): Satu unit sepeda motor Honda Beat dijual seharga Rp1,85 juta melalui transfer ke akun DANA milik tersangka ANC.
"Adapun penggunaan hasil penjualan tersebut masih didalami oleh penyidik," tutur Andaru di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Motif Pembunuhan: Penolakan Ajakan KriminalTerkait latar belakang kasus, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa pembunuhan dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka. Antara korban dan kedua pelaku diketahui merupakan rekan kerja.
"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak, sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," ujar Iman di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Baca juga : Geger Penemuan Mayat dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi, Dua Motor Operasional Hilang
Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka awalnya mengincar mobil milik sang majikan. Namun, karena sistem pengamanan yang ketat, rencana mereka berubah.
"Awalnya, yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat, sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," jelasnya.
Meski target pencurian telah berubah, AH tetap teguh menolak ajakan tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat DS dan S gelap mata dan memutuskan untuk menghabisi nyawa AH sebelum akhirnya menyembunyikan jasadnya di dalam freezer. (Ant/Z-1)





