JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming mendukung penuh investigasi menyeluruh terkait gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Gibran juga meminta agar proses pemulangan jenazah dilakukan secara maksimal.
"Saya mendukung penuh dilakukannya investigasi menyeluruh oleh PBB serta penanganan yang cermat sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, termasuk upaya maksimal terkait proses pemulangan jenazah," kata Gibran dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Gibran Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
Wapres RI pun menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya ketiga prajurit yang sedang menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.
"Penghormatan yang setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit yang telah menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia," lanjut Gibran.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono sebelumnya juga telah mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera menggelar rapat darurat Dewan Keamanan (DK) menyusul gugurnya personel penjaga perdamaian Indonesia akibat serangan di Lebanon.
Baca juga: Panglima TNI Jamin Hak dan Masa Depan Keluarga Prajurit yang Tewas di Lebanon
Hal tersebut disampaikan Sugiono saat berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Senin (30/3/2026) malam.
Selain itu, Sugiono juga menuntut investigasi yang cepat, transparan, dan menyeluruh atas insiden tersebut.
"Kami meminta dibentuknya rapat darurat Dewan Keamanan PBB dan proses investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan," ujar Sugiono, dikutip dari akun X, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Respons Israel soal 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Apa Kata Mereka?
Lebih lanjut, Sugiono juga melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Lebanon Yousef Raggi untuk menyampaikan kekhawatiran mendalam atas serangan di Lebanon.
Ia menyatakan kedua pihak sepakat untuk berkoordinasi erat dan menindaklanjuti sejumlah langkah krusial dalam merespons peristiwa tersebut.
"Langkah-langkah tersebut dilakukan sembari mendukung upaya penurunan eskalasi tensi dan menjaga stabilitas regional," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




