Gennaro Gattuso Pelatih Tim Nasional Italia mengatakan dirinya merasa terpukul setelah gagal membawa Italia ke Piala Dunia 2026.
Laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang diadakan di Stadio Billino Polje, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB berakhir dengan kekalahan Italia dari Bosnia-Herzegovina.
Sesudah kedua tim bermain imbang 1-1, pemenang ditentukan dengan adu penalti. Skor akhir 1-4 pada 120 menit jalannya pertandingan.
“Ini terasa sakit (setelah gagal lolos). Tapi, saya bangga pada pemain saya. Mereka tidak layak mendapatkan pukulan seperti ini karena perjuangan yang mereka lakukan di lapangan,” ucap Gattuso, dilansir dari Antara.
Gli Azzurri menambah catatan negatifnya dengan tiga kali berturut-turut gagal lolos ke turnamen sepak bola internasional, dan terakhir merasakan bertanding di Piala Dunia pada tahun 2014 di Brasil.
Gattuso mengakui kegagalan itu susah diterima oleh semua pihak, terlebih Italia dikenal sebagai negara sepak bola terbesar di dunia dengan riwayat empat kali memenangkan Piala Dunia pada tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006.
Salah seorang legenda AC Milan tersebut secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat Italia atas kegagalan tim nasional negaranya dalam mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2016.
“Ini adalah kemunduran besar. Saya rasa tidak adil bagi kami untuk pergi keluar hari ini. Secara pribadi, saya minta maaf karena saya tidak berhasil menyelesaikannya,” kata Gattuso.
Dia menambahkan, dirinya saat ini tidak memikirkan posisinya di masa depan sebagai pelatih Gli Azzurri.
“Berbicara tentang masa depan saya hari ini tidak penting. Yang penting adalah mencapai Piala Dunia, dan kami menyesal,” tandas Gattuso.(ant/vve/rid)




