Terkini, Sidrap – Upaya mengoptimalkan program “Sidrap Berkah” menjadi fokus utama dalam pertemuan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dengan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Rabu 1 April 2026.
Bupati Syaharuddin Alrif didampingi Staf Ahli Bidang Pembinaan Masyarakat Bachtiar duduk melingkar bersama para ulama. Pertemuan tidak sekadar evaluasi administratif, melainkan bentuk komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif menegaskan program Sidrap Berkah merupakan instrumen penting untuk memastikan pembinaan masyarakat berjalan sesuai koridor moral dan spiritual. Ia memastikan program ini tetap menjadi prioritas dan terus dilanjutkan.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Sidrap tidak hanya soal fisik, tetapi juga mentalitas. Kehadiran para ulama adalah kunci untuk memperkuat fondasi moral generasi kita ke depan,” ujar Syaharuddin.
Beberapa poin strategis yang diputuskan dalam pertemuan tersebut meliputi perluasan Program Yasinan dengan konsep safari pemantauan yang dilaksanakan serentak setiap malam Jumat di 11 kecamatan se-Kabupaten Sidrap.
Dibahas pula evaluasi program Ramadan tahun ini agar pelaksanaannya ke depan makin baik. Pemerintah daerah tetap berkomitmen menjadikan Safari Ramadan sebagai sarana pembinaan langsung bagi masyarakat.
Selain itu, tradisi takbir keliling akan dikemas lebih semarak pada tahun-tahun mendatang sebagai wujud kegembiraan spiritual warga.
Sementara untuk mengoptimalkan ruang ibadah saat Lebaran, pelaksanaan salat Id di Kecamatan Maritengngae akan dipusatkan di tiga lokasi utama, yakni Lapangan Ganggawa, Lapangan Hamelli, dan Lapangan Usman Isa guna memfasilitasi antusiasme masyarakat.




