4 Mahasiswi Undip-Unisula Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Senior

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Empat mahasiswi—tiga di antaranya dari Universitas Diponegoro (Undip) dan satu dari Universitas Islam Sultan Agung (Unisula)—diduga dilecehkan oleh seorang mahasiswa lulusan Unisula.

Pelaku adalah senior para korban di HMI.

Pendamping korban, kader HMI bernama Gumelara, mengatakan kasus ini awalnya terkuak saat korban yang merupakan mahasiswi aktif di Unisula mengadukan permasalahan ini kepadanya.

“Kejadiannya itu Februari 2026, lalu kami dampingi. Pelaku itu kader (HMI), korban itu juniornya. Korban mahasiswi semester akhir,” ujar Ara, Rabu (1/4).

Modus Diskusi

Ia menjelaskan, korban awalnya diajak bertemu oleh pelaku dengan alasan berdiskusi. Singkat cerita, pelaku meminta korban dijemput di kosannya.

“Jadi korban diajak ketemu alasannya mau diskusi. Ya nggak curiga kan, senior-junior. Lalu korban dijemput ke kosannya itu,” jelas dia.

Korban meminta pelaku yang datang dengan sepeda motor agar menunggu di luar kos. Namun, tiba-tiba pelaku justru menerobos masuk ke dalam kamar kos meski sudah dilarang.

“Sudah dilarang tunggu di ruang tamu karena kos khusus cewek, tapi tiba-tiba didobrak kamarnya. Pelaku matikan lampu dan langsung buka baju dan menunjukkan kemaluannya,” ungkap dia.

Tak hanya itu, pelaku juga sudah menciumi korban dan memaksanya untuk berhubungan seksual. Korban terus melawan hingga akhirnya pelaku mengurungkan niatnya.

“Sudah ada paksaan, lalu korban melawan dan mengancam. Akhirnya pelaku berhenti,” imbuh Ara.

Sudah Dilaporkan ke Polda Jateng

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Jawa Tengah dan dalam tahap penyelidikan. Namun, beberapa hari yang lalu pihaknya menerima laporan yang sama dari tiga orang mahasiswi yang juga diduga menjadi korban kebejatan pelaku.

“Kemarin kami terima laporan dari tiga orang mahasiswi lain, tapi bukan dari Unisula, dari salah satu PTN. Modusnya ya sama kurang lebih seperti korban yang di Unisula,” ungkap Ara.

Informasi yang dihimpun, tiga mahasiswi korban ini berasal dari Undip.

Korban Trauma

Ia berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini agar para korban bisa mendapat keadilan dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

“Kasihan korbannya masih sangat trauma, akademiknya juga terganggu. Kalau lihat foto atau dengar nama pelaku juga sangat ketakutan,” kata Ara.

Polda Jateng Sudah Bergerak

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan laporan tersebut sudah diterima dan kasus ini dalam penyelidikan. Pihaknya telah menghadirkan korban untuk dimintai keterangan pada Rabu, 25 Maret 2026.

“Terus bertemu sama penyidik dan untuk klarifikasi selanjutnya terhadap surat pengaduan itu nanti hari Selasa 31 Maret 2026,” kata Artanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembatasan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Mendikdasmen Minta PPPK Paruh Waktu Tenang karena Ada Solusi Disiapkan
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Hitung-Hitungan Kalkulator Pemerintah, WFH Tiap Jumat Bisa Hemat Rp6,2 Triliun
• 20 jam laludisway.id
thumb
Gibran Dukung Investigasi Total Kasus Prajurit TNI Gugur di Lebanon
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Apresiasi BBM Tak Naik, DPR: Tak Boleh Ada Ruang Penimbunan!
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kemendikdasmen Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan, Abdul Mu’ti Berpesan Begini
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.