Menengok Hunian Baru Warga yang Direlokasi dari Lahan Makam di Jakbar, Tak Lagi Becek-becekan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat menjadi salah satu tempat relokasi warga Kalideres yang tinggal di atas lahan pemakaman milik Pemprov DKI Jakarta.

Dari bangunan rumah semi-permanen yang masih bertembok tripleks, kini para warga Pegadungan dan Kamal yang direlokasi justru memiliki hunian yang jauh lebih layak.

Kompas.com mencoba melihat langsung salah satu unit hunian warga relokasi, yaitu milik Kori Temu (38) yang berada di lantai 5 Rusun Tegal Alur, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Direlokasi dari Lahan Makam Jakbar, Kori Kaget Lihat Rusun: Kenapa Enggak Digusur dari Dulu?

Dari luar, kondisi Rusunawa Tegal Alur terlihat bersih dan asri dengan gedung bangunan tujuh lantai itu dicat berwarna-warni.

Kondisi di dalam rusun terasa sejuk meski cuaca di luar panas terik, karena desain gedung yang cukup terbuka dan terdapat beberapa taman.

Untuk naik ke lantai atas, penghuni dapat memanfaatkan dua lift penumpang yang tersedia di area tengah rusun.

Tak hanya itu, terdapat pula satu lift barang yang dapat digunakan oleh warga untuk mengangkut barang ke unitnya.

Bahkan, tampak beberapa anak turun dari unitnya ke lantai dasar menggunakan lift barang sambil membawa sepeda untuk bermain keliling di sekitar area rusun.

Unit hunian milik Kori merupakan unit tipe 36 atau seluas 36 meter persegi yang letaknya di paling pinggir.

Posisinya bersebelahan langsung dengan jendela yang mengarah ke luar dan menyajikan pemandangan padatnya wilayah Kalideres.

KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Unit rumah susun milik Kori Temu (38), warga relokasi dari lahan pemakaman milik Pemprov DKI Jakarta di Pegadungan ke Rusun Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat

Memasuki unit hunian, Kompas.com langsung disambut suasana bersih dan nyaman di area ruang keluarga yang kini diisi oleh televisi, kursi kayu, serta sejumlah foto keluarga milik Kori.

Kori tak henti-hentinya memancarkan raut bahagia saat menunjukkan isi rumah barunya. Ia mengaku sangat bersyukur karena fasilitas di rusun berbeda drastis dengan rumah lamanya di RW 04 Pegadungan.

"Dulu rumah saya itu di sawah-sawah, rumah bilik aja seadanya. Namanya di sawah kan kalau hujan banjir, lumpur, becek, terus airnya juga asin. Serba terbataslah," ujar Kori.

Di unit barunya ini, terdapat dua kamar tidur dengan luas kurang lebih 2,5 x 3,5 meter persegi yang digunakan terpisah oleh Kori bersama suaminya, dan kedua anaknya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Sekarang anak-anak punya kamar sendiri, saya sama suami punya kamar sendiri. Terus ada ruang depan, dapur, tempat kompor. Malah lebih bagus, bersih," kata Kori antusias.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Informasi Nama-nama Pejabat ASN Torut yang Dilantik Terkesan Ditutupi, Ada Apa?
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Haji 2026, Kemenhaj Siapkan Skenario Mitigasi Hadapi Situasi Geopolitik di Timur Tengah
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Polisi Kediri Patroli di SPBU, Pastikan Stok BBM Cukup dan Antisipasi Kepadatan
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Pemda se-Kalsel serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kepada BPK
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenkes: 102 kabupaten/kota intervensi campak via ORI-imunisasi kejar
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.