Menkeu AS: AS Akan Menguasai Selat Hormuz untuk Menjamin Kebebasan Pelayaran

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Pada hari ke-31 perang antara Amerika Serikat dan Iran, Iran mengancam Selat Hormuz serta fasilitas energi negara-negara Teluk, yang menyebabkan fluktuasi harga minyak global. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih kendali selat tersebut, dan setelah itu kebebasan pelayaran akan dipulihkan—baik melalui pengawalan oleh AS maupun melalui koalisi multinasional.

Bessent juga mengatakan bahwa saat ini pasar minyak global mengalami kekurangan pasokan sekitar 10 hingga 12 juta barel per hari, dan Amerika Serikat “sedang menutup kekurangan tersebut.”

Selain itu, ketika ditanya apakah keterlibatan kelompok Houthi yang didukung Iran akan menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak melalui Laut Merah, Bessent menjawab bahwa kelompok tersebut saat ini belum terlalu aktif.

Kelompok Houthi pada 28 Maret meluncurkan rudal balistik ke Israel. Bessent menyatakan bahwa serangan mereka sejauh ini “hanya ditujukan ke Israel”, dan di kawasan Laut Merah “mereka relatif tenang. Saya memperkirakan kemungkinan besar mereka akan tetap seperti itu.”

Laporan/Editor NTD Asia Pasifik: Lu Yongxin


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Sekretaris MA Nurhadi Dihukum 5 Tahun Penjara di Kasus Gratifikasi-TPPU
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen, Perketat Aturan Emiten dan Tata Kelola Pasar Modal
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Bahannya Sudah Aman, Tapi Kenapa Camilan Ini Tak Bisa Disertifikasi Halal?
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
PD Pasar Surya Hormati Proses Hukum yang Berjalan di Kejari Tanjung Perak Surabaya
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pertamina Pastikan Harga Pertalite hingga Pertamax Turbo Tak Naik Besok
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.