Sinopsis Drama China Ashes to Crown, Chen Du Ling Siap Menulis Ulang Takdirnya bersama Zhou Yi Ran

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Drama China Ashes to Crown digarap oleh sutradara Yang Long dan dibintangi oleh Chen Du Ling serta Zhou Yi Ran sebagai pemeran utama. Drama romansa fantasi ini merupakan adaptasi dari web novel karya Xi Xing.

Jadwal resmi penayangan Ashes to Crown memang belum diumumkan, namun dirumorkan akan tayang pada akhir Mei 2026. Drama ini akan memiliki total 24 episode dengan durasi sekitar 45 menit di setiap episodenya.

Serial ini nantinya dapat disaksikan melalui platform resmi Youku. Berikut sinopsis drama China Ashes to Crown.

Chu Zhao (Chen Du Ling) adalah putri seorang jenderal yang menolak menerima nasibnya sebagai pion dalam perebutan kekuasaan. Ia tidak ingin hidupnya dikendalikan oleh Xiao Xun (Wang Rui Chang), pewaris Negara Chu yang ambisius.

Dalam kehidupan sebelumnya, Chu Zhao tanpa sengaja menikah dengan Xiao Xun dan berakhir tragis. Pernikahan itu justru membawa pembantaian keluarganya dan kematiannya sendiri.

Secara tak terduga, Chu Zhao terlahir kembali dengan ingatan masa lalunya. Ia pun bersumpah untuk mengubah takdirnya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Berbekal pengalaman hidup sebelumnya, Chu Zhao memilih untuk terjun langsung ke dalam pusaran politik. Ia percaya hanya dengan tindakan tegas, ia bisa mengendalikan masa depannya sendiri.

Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Xie Yan Lai (Zhou Yi Ran), putra haram keluarga Xie. Pertemuan itu perlahan mengubah kehidupan mereka berdua.

Chu Zhao membawa harapan baru bagi Xie Yan Lai yang selama ini hidup dalam bayang-bayang. Ia membantu Xie Yan Lai bangkit hingga akhirnya tumbuh dari prajurit biasa menjadi seorang jenderal yang tangguh.

Saat pemberontakan Anping terjadi, Chu Zhao mempertaruhkan nyawanya demi mengawal cucu kaisar naik takhta. Tindakannya berhasil memutus jalan Xiao Xun menuju kekuasaan dan membuatnya dianugerahi gelar Putri Agung Pelindung negara.

Dengan naiknya kaisar muda, kerajaan tetap berada dalam kondisi penuh intrik dan ancaman. Chu Zhao harus menghadapi tekanan dari para menteri dan keluarga kekaisaran yang penuh kepentingan.

Di tengah kekacauan itu, Xiao Xun kembali menyusun rencana dengan menggandeng musuh asing untuk menyerang perbatasan. Chu Zhao bersama Xie Yan Lai turun ke medan perang, hingga akhirnya mampu menstabilkan kerajaan dan menjadi penguasa sejati atas takdirnya sendiri.(*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: ASN Ramai-Ramai Gowes ke Kantor Demi Hemat Energi
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Anggota DPR Minta Pemerintah Waspadai Kebakaran Hutan Lebih Dini
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Indeks Kepercayaan Industri Turun ke 51,86 di Maret 2026, Masih di Jalur Ekspansi
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Politisi PDIP Sebut Indonesia Tak Bisa Serta-merta Tarik TNI dari UNIFIL
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
MAMA AWARDS 2026 Segera Digelar, Ini Lokasi dan Tanggalnya
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.