Penulis: Jatmiko Hadi
TVRINews Yogyakarta
Sejumlah personel Satuan Penjinak Bom (Jibom) dari Tim Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kabupaten Kulon Progo menjelang rangkaian ibadah Paskah. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah GKJ Wates.
Dalam proses sterilisasi, petugas menyisir area dalam gereja secara menyeluruh, mulai dari mimbar hingga bangku jemaat dengan menggunakan tongkat cermin. Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan metal detector, alat pendeteksi radiasi, serta alat deteksi gas berbahaya guna memastikan tidak ada potensi ancaman.
Selain bagian dalam bangunan, area luar gereja termasuk halaman dan lingkungan sekitar turut diperiksa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kawasan benar-benar aman sebelum umat menjalankan ibadah Paskah yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga Minggu Paskah.
Sterilisasi difokuskan pada gereja-gereja dengan jumlah jemaat besar yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kapanewon Sentolo, Wates, Pengasih, Nanggulan, dan Kalibawang. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani.
“Sejauh ini alhamdulillah belum ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk radiasi maupun indikasi bahan radioaktif juga tidak ada. Tidak ditemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun gereja,” ujar Wakapolres Kulon Progo, Kompol Muhammad Sholeh.
Personel Gegana Polda DIY, Aipda Denny, menjelaskan bahwa tim menggunakan berbagai peralatan dalam proses sterilisasi.
“Untuk deteksi visual, kami menggunakan metal detector serta stik magnetik dan nonmagnetik untuk pemeriksaan area tanah atau taman. Selain itu, kami memakai alat deteksi gas serta pendeteksi radioaktif bernama Speed Eye. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan ancaman radioaktif maupun paparan radiasi,” jelasnya.
Dari pihak gereja, pengurus GKJ Wates, Kusnata Dwi Atmaja, menyampaikan bahwa pengamanan juga melibatkan unsur internal gereja serta dukungan dari kepolisian setempat.
“Harapan kami, jemaat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Kami juga menyiapkan sekitar 10 hingga 15 personel internal untuk membantu pengamanan,” ujarnya.
Untuk memperkuat pengamanan selama perayaan Paskah, Polres Kulon Progo menyiagakan sekitar 10 hingga 20 personel di setiap gereja, disesuaikan dengan kapasitas jemaat.
Dukungan tambahan juga datang dari personel Polsek di masing-masing wilayah kapanewon.
Editor: Redaktur TVRINews





