KPK Masih Kaji ASN WFH Tiap Jumat, Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK mendukung upaya pemerintah yang menerapkan kebijakan work from home (WFH) sehari dalam sepekan untuk kebutuhan efisien energi. Namun, KPK mengaku masih akan melakukan kajian untuk menerapkannya di instansi.

"KPK tentu mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan kebijakan WFH bagi para ASN, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang bertujuan untuk melakukan penghematan energi dan juga mendorong transformasi pola kerja dengan tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: KPK Cecar Pengusaha Rokok soal Uang di 'Safe House' Diduga Hasil Urus Cukai

"Untuk itu, dari kebijakan pemerintah tersebut, KPK masih melakukan pengkajian bagaimana nanti teknis penerapannya," sambungnya.

Di sisi lain, kata Budi, KPK tetap akan mengutamakan agar pelayanan publik tidak terganggu dengan adanya penerapan dari kebijakan WFH yang diinstruksikan oleh pemerintah. Hal ini seiring dengan penekan yang disampaikan oleh pemerintah supaya pelayanan publik tetap tak terganggu.

"Tentu dalam penerapannya nanti KPK mengacu kepada poin-poin kebijakan pemerintah tersebut untuk melakukan penghematan energi, kemudian menjaga kualitas pelayanan publik, memanfaatkan teknologi informasi, sehingga ini akan ada penyesuaian-penyesuaian," ungkap Budi.

"Tapi kami pastikan bahwa pelayanan publik yang ada di KPK tetap dapat diakses sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Baca juga: KPK: Presiden-Wapres Beri Teladan Lapor LHKPN Tepat Waktu

Diketahui, pemerintah telah menetapkan kebijakan kerja dari rumah alias WFH buat aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat. Skema kerja ini diterapkan sebagai respons terhadap imbas konflik Timur Tengah.




(kuf/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Proyek Ambisius Trump Rp6,8 T Kena "Semprot" Hakim: Setop Sekarang!
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Golkar Dukung Pemerintah Ambil Sikap Tegas atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
• 32 menit lalupantau.com
thumb
Menekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Irlandia untuk Perkuat Industri Kreatif Global
• 12 jam lalupantau.com
thumb
NASA Bikin Misi Nyaris Mustahil: Bangun Pesawat Nuklir & Pangkalan di Bulan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Dapat Bantuan saat Serang Iran, Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.