Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana membeberkan peningkatan moda angkutan udara selama momen Lebaran 2026. Selain itu, terdapat pula peningkatan permintaan jet pribadi atau private jet selama Lebaran tahun ini.
Suntana menjelaskan bahwa moda angkutan udara mencatatkan pergerakan sebanyak 4,77 juta penumpang selama Lebaran 2026, mengalami kenaikan sebesar 6,97% dibandingkan 2025 yaitu 4,47 juta penumpang.
Dia pun menjelaskan bahwa pemesanan private jet telah naik selama momen Lebaran 2026. Menurutnya, peningkatan pemesanan private jet selama Lebaran itu didorong oleh kebutuhan silaturahmi yang tinggi.
"Kami laporkan, terjadi kenaikan memang kebutuhan pesawat dan pesanan private jet untuk kebutuhan silaturahmi juga cukup tinggi," kata Suntana dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu (1/4/2026).
Meski begitu, menurutnya penerbangan ke luar negeri terkendala imbas konflik di Timur Tengah.
"Memang beberapa penerbangan melewati zona larangan kita evaluasi karena sangat membahayakan. Tapi syukur alhamdulillah beberapa kegiatan saudara-saudara kita untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji tetap berjalan," katanya.
Baca Juga
- Penumpang Bandara Ngurah Rai Tembus 1,14 Juta selama Mudik Lebaran 2026
- Ada 766.175 Pemudik Terbang via Bandara Juanda selama Lebaran 2026
- Tol Sinaksak-Simpang Panei Ditutup Kembali Usai Mudik Lebaran 2026
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan juga mencatat bahwa moda transportasi umum lainnya mengalami kenaikan saat Lebaran 2026. Moda angkutan jalan mencatatkan sebanyak 3,89 juta penumpang, naik 11,64% dibandingkan 2025 yaitu 3,49 juta penumpang.
Kemudian, moda angkutan laut sebanyak 2,02 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 9,86% dibandingkan 2025 yaitu 1,84 juta penumpang.
Lalu, moda kereta api sebanyak 7,31 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 10,13% dibandingkan 2025 yaitu 6,64 juta penumpang.
Selain itu, moda penyeberangan sebanyak 5,52 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 15,36% dibandingkan 2025 yaitu 4,79 juta penumpang.





