Penulis: Agus M Hakim
TVRINews, Bandar Lampung
Kodam XXI/Radin Inten menggelar salat gaib untuk tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bagi para prajurit yang wafat akibat serangan artileri di wilayah penugasan.
Salat gaib dipimpin langsung Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dan diikuti seluruh prajurit serta jajaran staf Kodam. Suasana berlangsung khidmat, penuh duka dan rasa hormat atas pengorbanan para prajurit yang bertugas membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Tiga prajurit TNI yang gugur masing-masing adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Ketiganya dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 30 Maret 2026, saat menjalankan misi perdamaian di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam meminta seluruh prajurit Muslim di Lampung untuk mengikuti salat gaib dan mendoakan rekan mereka yang telah gugur.
“Kami meminta prajurit di Lampung yang Muslim untuk mengikuti salat gaib, mendoakan kawan kita yang telah gugur di Lebanon. Ada tiga orang yang sudah dikonfirmasi. Kita mendoakan mereka agar diterima dan ditempatkan di tempat yang baik,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Kegiatan doa bersama ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas prajurit dalam menjalankan tugas negara. Pengabdian dan pengorbanan para prajurit tersebut dikenang sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Editor: Redaktur TVRINews





