KOMPAS.com - Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) meledak dan terbakar di Cimuning, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) malam.
Kebakaran tersebut kemudian merembet ke permukiman warga dengan area terdampak mencapai ratusan meter.
Baca juga: “Bukan Hak Saya, Maka Saya Kembalikan”: Saat Warga Tinggalkan Lahan Makam di Jakbar
Pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 22.55 WIB, api masih terlihat membara dan melalap sejumlah rumah. Asap hitam tampak membumbung tinggi ke udara.
Kondisi di lokasi juga gelap gulita akibat aliran listrik padam. Sejumlah petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.
Baca juga: Pemkot Jaksel Bakal Tindak Pembongkar Trotoar di Pondok Indah yang Diganti Hebel
Proses pemadaman terkendala akses jalan yang sempit, sehingga mobil pemadam berukuran besar sulit menjangkau titik kebakaran. Lebar jalan hanya sekitar 2 hingga 3 meter.
Salah satu warga, Ahmad (49), mengatakan ledakan terdengar sekitar pukul 20.49 WIB dan terasa sangat kuat.
"Ledakannya seperti bom," ujar Ahmad kepada Kompas.com di lokasi.
Ia menuturkan, usai terjadi ledakan, api kemudian menjalar ke rumah-rumah warga.
"Kami tidak boleh mendekat. Katanya dari isian gas," ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang