Kecam Serangan terhadap Prajurit TNI di Lebanon, DPR Desak PBB Lakukan Investigasi Transparan

pantau.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan terhadap tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Ia menegaskan bahwa serangan terhadap personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional serta bertentangan dengan Piagam PBB.

"Kami tentu mengutuk keras atas terjadinya serangan ini. Serangan terhadap pasukan perdamaian itu sama sekali tidak bisa dibenarkan," ungkapnya.

Peran Pasukan Perdamaian Indonesia

Rizki menjelaskan bahwa keberadaan Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon bukan untuk berperang atau melakukan serangan.

Ia menekankan bahwa tugas utama pasukan tersebut adalah memastikan keamanan warga sipil di tengah konflik bersenjata.

Menurutnya, prajurit TNI yang bertugas telah menjalankan amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

"Pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon hadir justru untuk memastikan tidak ada lagi korban sipil yang menjadi korban dari konflik senjata. Kita berikan penghargaan tertinggi kepada prajurit-prajurit kita," ia mengungkapkan.

Desakan Investigasi oleh PBB

Menyikapi meningkatnya eskalasi konflik, Rizki mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil langkah tegas.

Ia menuntut adanya investigasi yang menyeluruh dan transparan atas insiden serangan tersebut.

"Sekarang saatnya Dewan Keamanan PBB untuk menunjukkan adanya ketegasan. Mudah-mudahan bisa terjadi investigasi secara menyeluruh dan transparan. Kami berbela sungkawa dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkapnya.

Informasi tambahan mengenai kondisi korban dan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut masih dalam proses penelusuran oleh otoritas terkait.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harus Cuci Darah Dua Kali Seminggu, Pasien Gagal Ginjal di Jogja Andalkan JKN
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Update Kasus Pengeroyokan di Cafe Valery Rantepao Toraja Utara: Tidak Hanya TNI, Oknum Polisi Juga Diduga Terlibat
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Sidang Kasus Chromebook, Deputi LKPP Prihatin Pengadaan Gunakan Negosiasi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Foto: Aktivitas Umat Katolik di Gereja Katedral Jakarta Jelang Perayaan Paskah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Melihat Proses Evakuasi KA Ciremai yang Anjlok di Bandung Barat
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.