Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan tumpukan sampah setinggi 3-4 meter dengan panjang sekitar 100 meter yang menggunung di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rawadas, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim) terangkut dalam dua hari ke depan.
Kondisi sampah yang mengganggu akses jalan serta mobilitas warga menuju TPU Pondok Kopi tersebut terjadi menyusul gangguan pengolahan sampah di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantargebang akibat longsor.
Advertisement
"Terkait TPS Rawadas, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjanjikan bahwa penanganan akan tuntas dalam 2 hari ke depan melalui pengoptimalan pengangkutan secara berkala dan koordinasi terpadu dengan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Ketua Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim dalam keterangannya, dikutip Kamis (2/4/2026).
Dia menyampaikan, Jakarta setiap hari menghasilkan sekitar 7.500-8.000 ton sampah. Menurut Chico, penumpukan sampah usai Lebaran ini dipicu oleh longsor di Zona 4A TPST Bantargebang pada 8 Maret 2026 yang menghambat pengolahan selama sekitar 10 hari.
"Pemprov DKI telah dan terus mengerahkan segala daya untuk mempercepat penanganan di lapangan," ucap dia.




