Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Rp12,52 Triliun pada 2025

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat nilai kontrak baru Rp12,52 triliun sepanjang 2025. Perolehan ini meningkat dari tahun sebelumnya sekaligus mencerminkan strategi seleksi proyek yang lebih ketat.

Perseroan menekankan pendekatan kehati-hatian dalam mengambil proyek guna menjaga arus kas dan menekan risiko keuangan.

Baca Juga
  • Jelang Arus Mudik, Waskita Toll Road Tingkatkan Kesiapan Operasional
  • Mataf Masjidil Haram Hasil Renovasi Waskita Bisa Tampung 105 Ribu Jamaah

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, penambahan kontrak baru dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan skema pembayaran dan profil risiko proyek.

“Selama 2025 kami juga terus menambah kontrak baru namun lebih selektif, seperti adanya monthly payment dan menghindari proyek turnkey. Melalui Komite Manajemen Konstruksi, Perseroan memastikan proyek yang akan dikelola tidak membebani dari segi keuangan dan rendah risiko,” kata Ermy dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Perolehan kontrak baru tersebut naik dari Rp9,55 triliun pada 2024 dan didominasi proyek pemerintah, mulai dari jaringan irigasi, pembangunan Sekolah Rakyat, hingga konstruksi rumah sakit daerah.

Dari sisi operasional, hingga akhir 2025 Waskita mengelola 63 proyek dengan total nilai kontrak mencapai Rp31,7 triliun.

Sejalan dengan strategi tersebut, perseroan juga mencatat pendapatan konsolidasi Rp8,85 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari segmen konektivitas Rp3,3 triliun, disusul sumber daya air Rp1,4 triliun dan gedung Rp1,2 triliun.

Waskita mencatat laba bruto Rp1,58 triliun atau naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Margin laba kotor juga meningkat menjadi 18 persen dari sebelumnya 13 persen.

“Peningkatan laba bruto itu berhasil diraih Waskita berkat strategi efisiensi operasional proyek yang dijalankan. Tidak hanya di induk perusahaan tapi juga pada anak usaha,” kata Ermy.

Perseroan juga masih mencatat beban pokok pendapatan Rp7,2 triliun atau sekitar 82 persen dari total pendapatan. Hal ini dipengaruhi penyelesaian proyek lama yang masih membutuhkan tambahan biaya hingga 2026.

Untuk mendukung efisiensi, Waskita mengintegrasikan sistem digital seperti ERP SAP S/4 HANA dengan Building Information Modelling serta teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Di sisi keuangan, perusahaan menurunkan liabilitas sebesar Rp2,21 triliun sepanjang 2025 melalui divestasi aset dan optimalisasi portofolio.

Ermy mengatakan, fokus ke depan adalah memperkuat likuiditas dan kembali pada bisnis inti sebagai kontraktor murni.

“Upaya penurunan utang ini sejalan dengan strategi Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) yang sudah disahkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ke depannya, Waskita berkomitmen untuk kembali ke core business sebagai kontraktor murni, demi menciptakan kegiatan operasional yang lebih sustainable,” kata Ermy.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aspidum Kejati Jatim Dicopot Usai Diamankan Kejagung
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Program Kampung Nelayan Diklaim Bakal Mampu Produksi 2,15 Juta Ton Ikan/Tahun
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
ASDP Minta Dukungan Peremajaan Armada, Ada 100 Kapal Tua Tak Layak Operasi
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Emiten Hermanto Tanoko (BLES) Kantongi Laba Bersih Rp84 Miliar Sepanjang 2025
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Sahali Heran Kok KPK Minta CCTV di Rumah Ono Surono Dimatikan
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.