Jakarta, tvOnenews.com- Musim kemarau di Indonesia dimulai pada bulan April sampai Oktober. Ini peringatan bagi masyarakat agar memperhatikan kesehatan.
Sebab di musim kemarau kondisi tubuh cenderung mudah mengalami kelelahan. Sehingga memberikan peluang besar pada kuman masuk dalam tubuh.
Hal ini juga disampaikan oleh Praktisi Kesehatan dr Ngabila Salama bahwa kita semua harus menjaga asupan air minum. Juga pola makan sehat secara umum.
"Cuaca ekstrem membuat imunitas manusia menurun, kuman lebih mudah masuk tubuh." katanya kepada tvOnenews.com, Rabu (2/4).
Dengan begitu, dr. Ngabila Salama menganjurkan agar tetap bisa makan sehat. Juga konsumsi vitamin dan air minum.
"Suplementasi antioksidan vit C dan vit D3, makan sayur buah yang banyak, makan porsi seimbang, cukup tidur, aktivitas fisik 6000 langkah per hari, minum air putih 1 gelas sebelum dan sesudah solat, hindari asap rokok," pesan dr. Ngabila Salama dalam pesan singkatnya.
Berikut 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Kemarau, dirangkum dari berbagai sumber yaitu laman Puskesmas Sesela dan dari Praktisi Kesehatan dr Ngabila Salama.
- Ilustrasi freepik
1. ISPA
Pada musim kemarau, identik dengan udara menjadi lebih berdebu. Debu-debu yang bertebaran di udara berpotensi mengiritasi saluran pernapasan.
Dalam kondisi demikian, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) jadi lebih rentan dialami. Umumnya mengalami infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek atau flu makanya disarankan pakai masker.
2. Diare
Selain sakit pernapasan, musim kemarau juga bisa menyebabkan diare. Disebabkan berkurangnya pasokan air bersih di beberapa tempat, bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk dalam proses pencucian makanan dan peralatan makan.
Akibatnya, kondisi makanan dan peralatan makan yang kotor berpotensi menyebabkan diare.
3. Dehidrasi
Kondisi suhu panas membuat siapapun mudah merasakan haus, dan mudah merasa kelelahan.
Dengan itu, dr. Ngabila Salama pun menyarankan untuk tetap minum sebelum haus, minum 3-4 Liter per hari.
Lalu juga, hindari diuresis jd kurangi minum teh dan kopi dan rajin cuci tangan sebagai bentuk pencegahan.




