INSIDEN maut nyaris terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (1/4) malam tersebut mengakibatkan 12 orang mengalami luka-luka dan menghanguskan puluhan aset di sekitar lokasi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, mengonfirmasi bahwa belasan korban yang terdiri dari pegawai SPBE Cimuning dan warga sekitar kini tengah menjalani perawatan intensif di empat rumah sakit berbeda.
"Tak ada korban jiwa, sedangkan korban dalam perawatan ada 12 orang. Itu warga dan pegawai SPBE Cimuning," ujar Idham dalam keterangannya, Kamis (2/4).
Baca juga : Pertamina Tanggung Penuh Biaya Korban dan Kerusakan akibat Ledakan SPBE Cimuning
Para korban saat ini tersebar di RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, dan RS Citra Arafiq. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan detail terkait tingkat luka yang dialami para korban.
Dugaan Kebocoran Gas di SPBE Cimuning dan KorsletingDinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mensinyalir kuat bahwa api dipicu oleh kebocoran gas yang diperparah dengan adanya arus pendek listrik.
Plt Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, mengungkapkan bahwa laporan awal dari warga mencium aroma gas yang menyengat sebelum ledakan terjadi.
Baca juga : Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran Gas, 12 Orang Terluka
"Pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi warga yang mencium bau gas di lokasi," jelas Heryanto.
Dampak Kerusakan MasifAmukan si jago merah di area seluas 2.000 meter persegi tersebut meninggalkan kerusakan yang signifikan. Berdasarkan data sementara BPBD, kerugian materiil meliputi:
Kategori Kerusakan Rincian Aset Rusak Berat 6 Unit Truk SPBE, 7 Motor, 3 Lapak Rusak Sedang 4 Unit Kios Rusak Ringan 10 Rumah Warga, 1 MushollaHingga berita ini diturunkan, total kerugian finansial masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait. Area SPBE telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. (Ant/Z-10)




