Menteri PU sebut arus mudik dan balik Lebaran 2026 lebih lancar

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lebih lancar dibandingkan 2025.

Ia mengatakan secara umum kondisi lalu lintas selama periode Lebaran tahun 2026 menunjukkan perbaikan, terutama pada ruas tol Trans Jawa.

“Kalau saya boleh jujur, memang sepintas kalau saya melihatnya lebih baik daripada tahun lalu (2025),” kata Dody dalam diskusi dengan media di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan kelancaran tersebut tidak terlepas dari dukungan sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi yang digunakan oleh badan usaha jalan tol.

Menurut dia, penggunaan kamera pengawas (CCTV), radar, serta sistem pemantauan kendaraan secara real time membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat di lapangan.

“Sehingga arus pergerakan mobil itu bisa terdeteksi dengan mudah dan menjadi bahan bagi semua pihak untuk mengambil kebijakan,” ujar dia.

Data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan waktu tempuh puncak perjalanan dari Cawang hingga Banyumanik tercatat sekitar 5 jam 46 menit pada arus mudik. Sedangkan pada arus balik, waktu tempuh perjalanan tercatat sekitar 5 jam 12 menit pada periode puncak.

Selain itu, berdasarkan data transaksi kendaraan, rata-rata perjalanan dari Cikatama menuju Kalikangkung mencapai sekitar 7,4 jam dengan median sekitar 6,6 jam.

Kementerian PU juga mencatat kecepatan rata-rata kendaraan masih berada di atas standar pelayanan minimum (SPM) sebesar 60 kilometer (km) per jam.

Pada puncak arus mudik, kecepatan rata-rata kendaraan tercatat sekitar 73,8 km per jam, sedangkan pada arus balik meningkat menjadi sekitar 83,7 km per jam.

Meski demikian, Dody mengakui masih terdapat beberapa titik kemacetan yang terjadi akibat kondisi lalu lintas yang sangat padat, terutama di sekitar rest area.

Menurut dia, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan rest area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan perlambatan arus kendaraan.

“Memang ada sedikit kemacetan di MBZ, itu lebih disebabkan karena di rest area KM 57,” ujar dia.

Namun secara keseluruhan, ia menilai kondisi arus mudik dan balik Lebaran 2026 tetap terkendali dengan baik.

Dody menyebut Kementerian PU akan terus melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan pada periode libur berikutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenhub Beberkan Tren Mudik Pakai Pesawat, Permintaan Private Jet Tinggi
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Pedagang Ketoprak Dibacok di Cengkareng, Warga Duga Dipicu Masalah Asmara
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Sumpah Ammar Zoni Bacakan Nota Pembelaan: Demi Allah Saya Bukan Bandar!
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Komisi III DPR “Cecar” Kejari Karo Soal Penahanan Amsal Christy
• 2 menit laluokezone.com
thumb
Perkuat Posisi sebagai Pemain Gas Terbesar di Indonesia, Samator Catatkan Pertumbuhan Penjualan dan EBITDA di 2025
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.