JAKARTA, DISWAY.ID - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menggandeng sineas nasional Ari Sihasale dalam produksi film dokumenter bertajuk The MINDJourney, sebagai upaya menghadirkan perspektif baru tentang industri pertambangan yang berkelanjutan dan bernilai tambah.
Film ini ditayangkan perdana sebagai medium visual yang merekam perjalanan pengelolaan sumber daya mineral secara utuh, mulai dari tahap prapenambangan, operasional, hingga pascatambang. Dokumenter ini juga menyoroti dampak nyata yang dirasakan masyarakat dan lingkungan dari praktik pertambangan yang dijalankan secara bertanggung jawab.
BACA JUGA:Pertamina Jamin Stok Gas Elpiji Aman Meski SPBE Bekasi Terbakar
BACA JUGA:Bak Rudal Iran, Langit Bekasi Memerah Kala SPBE Cimuning Meledak!
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin menyampaikan, kolaborasi dengan Ari Sihasale menjadi langkah strategis untuk menghadirkan narasi industri yang lebih dekat dengan publik. Film ini tidak hanya memperkuat integrasi internal grup, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas.
“Kami ingin menghadirkan satu media yang dapat memperlihatkan bagaimana seluruh anggota holding MIND ID bekerja dalam satu payung yang sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, film ini juga diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih berimbang terhadap industri pertambangan yang selama ini kerap mendapat stigma negatif. Menurutnya, meskipun aktivitas tambang mengubah bentang alam, praktik yang dilakukan secara benar dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Kata MAroef, Aspek hilirisasi menjadi sorotan utama film tersebut. MIND ID menampilkan bagaimana pengolahan mineral dari hulu ke hilir mampu meningkatkan nilai tambah secara signifikan.
BACA JUGA:MIND ID Rombak Susunan Komisaris dan Direksi, Ada Nama Kabarhakam Polri Fadil Imran
BACA JUGA:Kepala BNPB: Sirine di Maluku Utara Berfungsi, Sistem Peringatan Dini Bencana Berjalan Baik
Sebagai contoh, pengolahan bauksit menjadi alumina hingga aluminium menunjukkan lonjakan nilai ekonomi yang besar, bahkan berpotensi meningkat lebih lanjut ketika diolah menjadi produk industri berteknologi tinggi seperti komponen kendaraan listrik.
Sementara itu, Ari Sihasale mengungkap, keterlibatannya dalam proyek ini menjadi pengalaman baru yang membuka sudut pandang berbeda mengenai dunia pertambangan. Selama proses produksi, tim melakukan perjalanan lebih dari 50 hari ke berbagai wilayah operasi anggota MIND ID dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar tambang.
“Ini pertama kalinya kami membuat dokumenter tentang pertambangan. Awalnya, kami hanya mengetahui dunia pertambangan dari media sosial yang seringkali menampilkan sisi negatif. Namun ketika kami datang langsung ke lapangan, kami justru melihat banyak hal yang membuka perspektif baru,” ujarnya.
BACA JUGA:Boom! Ledakan SPBE Bikin Langit Bekasi Merah: Api Sulit Dipadamkan
Ia menambahkan, banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kehadiran industri, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil.
- 1
- 2
- »





