JAKARTA, iNews.id – Tren positif industri film nasional berlanjut pada 2026. Hingga awal tahun ini, jumlah penonton bioskop di Indonesia sudah mendekati 15 juta tiket.
Menariknya, sekitar separuh dari jumlah tersebut berasal dari penonton film nasional yang dirilis saat libur Lebaran. Terdapat enam film Indonesia yang tayang pada periode tersebut.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut kondisi ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap film lokal semakin tinggi.
"Jadi antusiasme penontonnya ada, demand-nya ada, supply-nya ada, tetapi perlu dukungan kita semua agar semakin berkualitas dan sustain," ujar Riefky.
Menurut dia, keberhasilan film nasional menarik penonton menunjukkan industri perfilman Indonesia berada di jalur yang positif.
Tren ini juga tidak lepas dari meningkatnya kualitas produksi film Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Banyak sineas yang menghadirkan cerita menarik dengan standar produksi yang lebih baik.
Baca Juga:SK DPW PPP Jawa Barat Bakal Digugat ke PengadilanSelain itu, teknologi produksi film juga semakin berkembang. Hal ini memberikan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi masyarakat.
Riefky menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat industri film nasional. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar pertumbuhan industri dapat terus berlanjut.
Dia berharap film Indonesia tidak hanya sukses di pasar domestik. Film lokal juga diharapkan mampu bersaing di pasar internasional.
Dengan kualitas yang semakin meningkat, peluang film Indonesia untuk menembus pasar global juga semakin terbuka.
#sulsel




