Jakarta (ANTARA) - Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mewaspadai kebangkitan Madura United saat timnya bertemu tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu (5/4) pukul 19.00 WIB.
Menurutnya, meskipun Madura United saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 20 poin dan belum meraih kemenangan dalam 10 laga terakhir, situasi tersebut justru membuat mereka semakin berbahaya. Sebab, tim yang berada di zona degradasi biasanya tampil dengan determinasi tinggi sehingga perlu diwaspadai.
“Ya, mereka memang tidak ada menang dan memutuskan untuk mengganti pelatih. Mereka tidak ada alternatif lain, mereka pasti akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin,” kata pelatih asal Brasil itu, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Dia menyadari bahwa tekanan besar justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi Madura untuk tampil habis-habisan di kandang, apalagi mereka juga diasuh Rakhmad Basuki sebagai nakhoda baru sebagai pelatih caretaker.
“Kami harus sadar, mereka akan menjadi sangat sulit untuk melepaskan diri dari posisinya saat ini,” ucap dia.
Untuk itu situasi ini membuat laga dipastikan berjalan dengan intensitas tinggi. Madura United akan bermain tanpa beban, sementara Borneo datang dengan target kemenangan untuk tetap dalam persaingan papan atas klasemen.
Saat ini, Pesut Etam berada di posisi kedua klasemen dengan 54 poin, hanya selisih empat poin dari pimpinan klasemen Persib Bandung.
“Benar, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan kami sudah memberikan informasi kepada pemain,” tutur Lefundes.
Baca juga: Pelatih Dewa United optimistis tatap laga kontra PSIM
Baca juga: Bersama Dewa United, Ivar Jenner mengaku butuh banyak menit bermain
Baca juga: Pelatih Malut sebut Arema tetap tim kuat meski tanpa pilar utama
Menurutnya, meskipun Madura United saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 20 poin dan belum meraih kemenangan dalam 10 laga terakhir, situasi tersebut justru membuat mereka semakin berbahaya. Sebab, tim yang berada di zona degradasi biasanya tampil dengan determinasi tinggi sehingga perlu diwaspadai.
“Ya, mereka memang tidak ada menang dan memutuskan untuk mengganti pelatih. Mereka tidak ada alternatif lain, mereka pasti akan berusaha keras untuk mendapatkan tiga poin,” kata pelatih asal Brasil itu, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Dia menyadari bahwa tekanan besar justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi Madura untuk tampil habis-habisan di kandang, apalagi mereka juga diasuh Rakhmad Basuki sebagai nakhoda baru sebagai pelatih caretaker.
“Kami harus sadar, mereka akan menjadi sangat sulit untuk melepaskan diri dari posisinya saat ini,” ucap dia.
Untuk itu situasi ini membuat laga dipastikan berjalan dengan intensitas tinggi. Madura United akan bermain tanpa beban, sementara Borneo datang dengan target kemenangan untuk tetap dalam persaingan papan atas klasemen.
Saat ini, Pesut Etam berada di posisi kedua klasemen dengan 54 poin, hanya selisih empat poin dari pimpinan klasemen Persib Bandung.
“Benar, kami sudah memikirkan pertandingan melawan Madura United dan kami sudah memberikan informasi kepada pemain,” tutur Lefundes.
Baca juga: Pelatih Dewa United optimistis tatap laga kontra PSIM
Baca juga: Bersama Dewa United, Ivar Jenner mengaku butuh banyak menit bermain
Baca juga: Pelatih Malut sebut Arema tetap tim kuat meski tanpa pilar utama





