Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa pihaknya kembali melancarkan serangan ke Iran. Serangan itu menyasar jembatan B1 di Karaj, yang merupakan jembatan tertinggi di Timur Tengah.
Dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/4/2026) serangan itu dilancarkan tak lama setelah Trump mengancam akan mengembalikan Iran ke 'Zaman Batu". Trump juga mengunggah cuplikan video di media sosial yang memperlihatkan asap membubung dari jembatan B1 di Karaj, yang berlokasi sekitar 20 mil (35 kilometer) di sebelah barat daya Teheran.
Trump memperingatkan bahwa akan ada kehancuran lebih lanjut kecuali Iran bersedia duduk di meja perundingan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lima minggu tersebut.
"jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah bisa digunakan lagi-banyak lagi yang akan menyusul! sudah waktunya bagi Iran untuk membuat kesepakatan sebelum terlambat, dan tidak ada lagi yang tersisa dari apa yang masih bisa menjadi negara besar!" kata Trump.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya juga melaporkan adanya dua serangan AS-Israel terhadap jembatan tersebut, seraya menyebut ada dua orang sipil yang menjadi korban. Laporan itu menyebutkan bahwa serangan kedua terjadi saat tim darurat sedang dikerahkan ke lokasi untuk membantu para korban dari serangan pertama.
"Beberapa menit yang lalu, musuh Amerika-Zionis sekali lagi menargetkan jembatan B1 di Karaj,"kata laporan TV pemerintah.
Jembatan B1, yang masih dalam tahap pembangunan, dianggap sebagai yang tertinggi di Timur Tengah dengan pilar setinggi 447 kaki (136 meter).
(wnv/wnv)





