Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memeceat Jaksa Agung, Pam Bondi. Trump menunjuk mantan pengacara pribadinya untuk menjabat sebagai pelaksana tugas kepala Departemen Kehakiman.
Dilansir kantor berita AFP, Jumat (3/4/2026), pemecatan itu dilakukan di tengah kritik atas penanganan Bondi terhadap berkas-berkas Jeffrey Epstein dan kegagalannya dalam menuntut beberapa pihak yang dianggap sebagai lawan politik Trump.
"Pam Bondi adalah Patriot Amerika yang hebat dan teman yang setia, yang telah melayani dengan penuh dedikasi sebagai Jaksa Agung saya selama setahun terakhir," kata Trump di Truth Social.
"Pam melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mengawasi pemberantasan besar-besaran terhadap kejahatan di seluruh negeri kita," imbuhnya.
Trump menyebut Bondi akan dipindahkan ke pekerjaan baru di sektor swasta. Posisi Bondi sementara akan digantikan oleh Wakil Jaksa Agung, Todd Blanche yang juga merupakan mantan pengacara pribadi Trump.
"Bondi akan beralih ke pekerjaan baru yang sangat dibutuhkan dan penting di sektor swasta yang akan diumumkan dalam waktu dekat," kata Trump.
Bondi telah menjadi sekutu setia Trump, namun Ia menuai kecaman dari beberapa pendukung Trump atas penanganannya terhadap perilisan berkas Departemen Kehakiman mengenai terpidana pelanggar seks Jeffrey Epstein. Jeffrey Epstein sendiri tewas di sel penjara New York pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks.
Kasus Epstein telah menjadi beban politik utama bagi Trump, yang merupakan teman lama dari Jeffrey Epstein.
Bondi juga dilaporkan memicu kemarahan Trump karena gagal dalam upaya menuntut lawan-lawan yang dianggap berseberangan dengan Trump, seperti mantan Direktur FBI James Comey dan Jaksa Agung New York Letitia James.
Menurut The New York Times, Trump kemungkinan akan menunjuk mantan anggota kongres dari Partai Republik, Lee Zeldin, yang saat ini menjabat sebagai kepala Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), untuk menjadi jaksa agung berikutnya.
Sementara itu, jabatan tersebut akan diisi oleh Blanche, salah satu pengacara pribadi yang membela Trump dalam berbagai kasus pidana yang dihadapinya setelah ia meninggalkan Gedung Putih pada tahun 2021.
Penggulingan Bondi terjadi hampir sebulan setelah Trump memecat Kristi Noem dari jabatannya sebagai kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri.
(wnv/wnv)





