Jakarta, VIVA – Rachel Vennya dan Niko Al Hakim atau Okin tengah menjadi sorotan publik. Kali ini, persoalan yang mencuat bukan sekadar soal masa lalu, melainkan menyangkut tempat tinggal yang selama ini dianggap sebagai bentuk tanggung jawab untuk anak-anak mereka.
Permasalahan bermula ketika Rachel mengungkap bahwa rumah yang sebelumnya diberikan oleh Okin sebagai ganti untuk nafkah anak kini justru ingin dijual. Padahal, rumah tersebut masih ditempati oleh keluarga dan dianggap sebagai solusi dari kewajiban nafkah setelah perceraian. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Situasi ini langsung memicu emosi Rachel. Ia merasa keputusan tersebut tidak hanya mengejutkan, tetapi juga merugikan, terutama bagi keluarganya yang selama ini bergantung pada tempat tinggal tersebut. Keinginan menjual rumah tanpa kesepakatan jelas dinilai sebagai bentuk ketidakkonsistenan dari perjanjian awal.
Dalam penjelasannya, Rachel mengungkap bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan antara dirinya dan sang mantan suami. Rumah tersebut diberikan sebagai jalan tengah agar kewajiban nafkah tidak lagi menjadi tanggungan rutin.
“Di awal perjanjian, aku kasih rumah yg dia blg #rumahuntukbiru, dia cm pny kewajlban nafkah dan kasih uang mut'ah. Tp ternyata ga dikasih, win win solution dia yg kasih itu rumah biar dia ga nafkahin anak2 lg,” ungkap Rachel Vennya yang dikutip dari broadcast channel Instagramnya, dikutip pada jumat, 3 April 2026.
“Pas dateng ke rumah, udah bobrok pas dia pake, akhirnya kita renov buat adek2.. trs skrg krn ga ada hitam diatas putih mau dia jual notabene adek2 masi tinggal disana, tanpa ba bi bu langsung ada org yg mau ngukur dan mau jual rumahnya yg adek2 gue ga tau harus gimana. Yaudah ambil tuh rumah. Org yg gue fikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare :),” tambahnya.
Rachel mengaku telah mengeluarkan usaha besar untuk memperbaiki kondisi rumah tersebut demi kenyamanan keluarga. Namun, karena tidak adanya perjanjian tertulis, ia merasa posisinya menjadi lemah secara hukum.
“Dari awal ga usah kasi aja tu rumah, udah biasa juga beli apa2 sendiri, tp kaya gini kan ngerepotin orang, mau lewat hukum jg cm atas kepercayaan. Emg gblk deh gue masi aje percaya omongan lelaki, skrg gue yg kerepotan sendiri. Makan tu rumah untuk biru, gue yg bakal kerja keras buat anak2 gue. Bnr2 sialan bgt shiz,” tandasnya.





