Eks Wali Kota New York Sebut Raja Charles III Kemungkinan Seorang Muslim

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Mantan wali kota New York yang juga pengacara pribadi Donald Trump, Rudy Giuliani melontarkan pernyataan kontroversial. Dalam wawancaranya di saluran YouTube milik jurnalis Inggris, Piers Morgan, Giuliani mengungkap bahwa Raja Inggris, Charles kemungkinan seorang muslim.

Tak hanya itu saja, Giuliani juga melontarkan pernyataan kontroversial lainnya terkait muslim. Dia menyebut bahwa umat Muslim ingin mengambil alih Inggris.

Baca Juga :
Balas Ancaman Trump, Iran: Perang Terus Belanjut hingga AS Hadapi Penghinaan!
AS Bakal Gelar Invasi Darat, Iran: Tak Ada Satupun Pasukan Musuh Boleh Selamat

“Saya punya teman-teman dari Inggris yang bilang, dalam 10 tahun kalian akan jadi negara Muslim,” kata Giuliani kepada Morgan seperti dikutip dari laman Middle East Eye, Jumat 3 April 2026.

Ia juga menyebut bahwa Gereja Katolik Roma kini lebih besar di Inggris dibandingkan Gereja Anglikan, serta mengatakan bahwa Raja Charles III mungkin akan menjadi raja Muslim pertama di Inggris

Anggapan bahwa raja diam-diam seorang Muslim sendiri merupakan teori konspirasi yang cukup populer di media sosial.

Charles, yang merupakan kepala Gereja Inggris, dikenal sebagai sosok yang mengagumi Islam. Ia bahkan mempelajari bahasa Arab agar bisa membaca Al-Qur’an secara langsung.

Sebelumnya, Charles pernah menyatakan bahwa Islam, Yahudi, dan Kristen adalah tiga agama monoteistik besar yang memiliki jauh lebih banyak kesamaan daripada yang sering disadari.

Dalam wawancara itu juga, Giuliani mengatakan kepada Morgan bahwa umat Muslim di Inggris sedang mengambil alih kekuasaan dan menyebut Iran menjadi pihak yang mendorong hal tersebut.

“Dan memang ingin melakukannya, itu tujuan mereka. Iran adalah bahan bakarnya. Jika Republik Islam Iran disingkirkan, maka semuanya akan bergerak ke arah sebaliknya,”kata dia.

Sebaliknya, Charles pernah menggambarkan komunitas Muslim di Inggris sebagai aset bagi negara yang menambah kekayaan budaya bangsa.

Saat Morgan menyebut bahwa hanya sekitar lima persen penduduk Inggris yang Muslim, Giuliani punya jawaban tersendiri.

“Tidak masalah. Mereka punya pengaruh besar. Berapa banyak jabatan wali kota yang mereka pegang? Banyak,” kata dia.

Di Inggris memang ada beberapa wali kota terpilih yang beragama Muslim, termasuk Wali Kota London, Sadiq Khan.

Giuliani juga menuding Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terlihat sangat dipengaruhi secara politik oleh (umat Muslim). Ia tampak ingin menyenangkan umat muslim dan tidak terlihat berusaha menjadikan mereka lebih Inggris.

Baca Juga :
Trump Sebut AS Bakal Serang Iran Hingga Kembali ke Zaman Batu, Pakar Ingatkan Hal Ini
Trump: AS Akan Serang Iran dengan Keras Sampai Kembali ke Zaman Batu
Viral Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Pertimbangkan Tarik AS dari NATO, Tuntut Manfaat Aliansi
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kemenekraf Sediakan Kanal Pengaduan untuk Pelaku Ekonomi Kreatif
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kementerian PU Kurangi Impor Aspal 50% karena Suplai Minyak Terganggu
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Vincent Kompany optimis Harry Kane siap main lawan Real Madrid
• 38 menit laluantaranews.com
thumb
Ketika Negara Kerap Memilih Tampil ”Macho” dan Isu Jender Jadi Alat Politik
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.