Macron Kecam Trump, Tuding Omonganya yang Berubah-ubah dan Tak Sesuai Fakta

realita.co
4 jam lalu
Cover Berita

SEOUL (Realita)- Presiden Prancis, Emmanuel Macron, melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait penanganan perang melawan Iran.

Macron menilai Trump tidak menunjukkan sikap serius dan konsisten dalam menghadapi konflik yang telah memasuki bulan kedua tersebut.

Baca juga: Donald Trump Perintahkan Perang Darat, Iran: Kami Jadikan Mereka Penghuni Neraka

“Ini bukan pertunjukan. Kita sedang membicarakan perang dan perdamaian serta nyawa manusia,” ujar Macron kepada para jurnalis setibanya di Korea Selatan dalam kunjungan kenegaraan, seperti dikutip dari keterangan media, Jumat (3/4/2026).

Macron menegaskan, konflik bersenjata tidak bisa ditangani dengan pernyataan yang berubah-ubah setiap hari. “Jika ingin bersikap serius, Anda tidak mengatakan hal yang berlawanan setiap hari dengan apa yang Anda katakan sehari sebelumnya,” imbuhnya.

Ia juga menyarankan agar Trump tidak terus-menerus mengeluarkan pernyataan publik yang berpotensi memperkeruh situasi. “Dan mungkin Anda tidak perlu berbicara setiap hari. Sebaiknya biarkan situasi mereda dengan sendirinya,” katanya.

Sejauh ini, pemerintah AS dinilai menyampaikan pesan yang tidak konsisten mengenai arah konflik. Trump beberapa kali menyatakan perang hampir dimenangkan, gencatan senjata sudah dekat, hingga kemungkinan AS akan meninggalkan perang dalam beberapa pekan.

Baca juga: Trump Desak Iran Akui Kekalahan

Dilansir The Guardian, Macron juga menyoroti wacana pembukaan kembali Selat Hormuz dengan kekuatan militer. Menurutnya, langkah tersebut tidak realistis dan justru berisiko membuat armada laut rentan terhadap serangan Iran.

Ia menilai pengamanan jalur vital perdagangan minyak dunia itu hanya dapat dilakukan melalui koordinasi dengan Iran setelah tercapainya gencatan senjata.

Selain itu, Macron mengkritik pernyataan Trump yang meremehkan NATO. Trump sebelumnya menyebut NATO sebagai “macan kertas” dan mengancam akan menarik AS dari aliansi tersebut.

Baca juga: Donald Trump Lecehkan Putra Mahkota Arab Saudi: Cium P#nt4t Saya!

Macron memperingatkan bahwa sikap yang meragukan komitmen terhadap NATO dapat mengikis fondasi utama aliansi itu.

“Saya percaya bahwa organisasi dan aliansi seperti NATO ditentukan oleh hal-hal yang tidak diucapkan—yakni kepercayaan yang mendasarinya, dan hal ini sering kali berlaku, terutama dalam urusan militer dan strategis,” kata Macron.

Pernyataan Macron menambah daftar kritik dari pemimpin Eropa terhadap pendekatan Washington dalam konflik Timur Tengah, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas eskalasi perang yang lebih luas.aku

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TMP Giripeni Wates Akhirnya Jadi Lokasi Pemakaman Praka Farizal, Ini Pertimbangan Keluarga
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG Prediksi El Nino Muncul Juli 2026, Kemarau Berpotensi Lebih Panas dan Kering
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
BP-AKR Buka Suara soal Kebijakan Pemerintah Menahan Harga BBM
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
[FULL] Guru Besar HI UGM soal 3 TNI Gugur di Lebanon, PBB Bisa Sanksi Tegas Israel? | KOMPAS PETANG
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Mulai Bangun 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.