Pemerintah Mulai Bangun 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara, mengatakan hunian untuk masyarakat bantaran rel di Senen, Jakarta Pusat, sudah mulai dibangun berkolaborasi dengan BUMN.

Ara menyampaikan, kunjungannya bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria di kawasan Senen tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat yang digelar di Gedung BP BUMN, Rabu (1/4).

"Hari ini saya senang sekali melihat kesiapan yang sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, bahkan sudah ada yang mulai clearing. Pegawai juga sudah mulai bekerja dan gambarnya juga sudah diberikan dengan rencana yang jelas,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (3/4).

Ara menjelaskan, total hunian yang akan dibangun di kawasan tersebut sebanyak 324 unit. Hunian tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.

“Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini. Kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Jadi ini merupakan kerja sama yang baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan upaya relokasi warga bantaran rel tidak hanya dilakukan di Senen, tetapi juga akan dilanjutkan di sejumlah lokasi lain. Nantinya, pemerintah akan meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Tanah Abang dan Kampung Bandan.

Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan proses pembangunan hunian telah dimulai sesuai komitmen yang disampaikan sebelumnya. Ia menjelaskan, sejumlah BUMN konstruksi telah diturunkan untuk mempercepat pembangunan.

Proses pembangunan hunian dilakukan oleh PT PP (Persero), PT Hutama Karya (HK), dan PT Wijaya Karya (Wika). Dony menyebutkan, total terdapat 470 orang pekerja yang diturunkan di kawasan tersebut.

"Target penyelesaian kita tanggal 15 Juni 2026 dan bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Dony.

Dony juga menegaskan bahwa hunian yang dibangun merupakan hunian tapak, bukan rumah susun, sehingga diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang direlokasi.

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan pembangunan hunian layak bagi warga bantaran rel di kawasan Senen dan Tanah Abang, Jakarta, selesai pada 15 Juni 2026. Sebanyak 300 unit hunian akan dibangun di lahan milik PT Angkasa Pura di kawasan Kramat, Senen, dan 500 unit hunian di Tanah Abang di lahan milik PT KAI.

Di luar proyek yang dikerjakan BUMN, Ara juga membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta. Katanya, pembangunan hunian di lahan milik KAI nantinya melibatkan perusahaan swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Program pembangunan hunian ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto usai meninjau langsung permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (25/3) lalu.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Prabowo memerintahkan sejumlah kementerian dan BUMN untuk segera menyiapkan hunian bagi warga yang tinggal di pinggir rel kereta.

"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas, dan KAI (Kereta Api Indonesia), serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api," kata Seskab Teddy Indra Wijaya lewat Instagram @sekretariat.kabinet, Jumat (27/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dekorasi Katedral Jakarta di Paskah 2026, Mulai Salib Golgota Sampai Siluet Wayang
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Warga Desa di Maluku Utara Bentrok Dipicu Penemuan Mayat: 2 Tewas, Rumah Dibakar
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
Lebanon Menguji: Apakah Indonesia Siap Menanggung Risikonya?
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Gerindra Surabaya Silaturahmi ke PCNU, Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Viral Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.