Penulis: Andi Husain
TVRINews, Karangasem
Selama pelaksanaan Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, para pemedek diimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Imbauan ini dilakukan untuk menjaga kesucian dan kebersihan kawasan pura terbesar di Bali, yang setiap hari dikunjungi ribuan umat.
Pemedek diminta membawa sarana persembahyangan (banten) menggunakan wadah ramah lingkungan seperti tas kain atau anyaman tradisional. Mereka juga diingatkan untuk membawa kembali sisa upakara setelah digunakan, guna mengurangi timbulan sampah di area pura.
“Kami mengimbau para pemedek untuk tidak membawa plastik sekali pakai dan selalu mengembalikan sisa sarana persembahyangan. Ini penting agar Pura Besakih tetap bersih dan sakral selama upacara berlangsung,” jelas Jro Gede Anglurah Bendesa, pemangku Pura Besakih.
Panitia telah menyiagakan petugas kebersihan di area Pelataran Pura Penataran Agung. Petugas bertugas membersihkan sisa upakara setiap selesai persembahyangan. Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, termasuk penyediaan tempat sampah, pengangkutan sampah, dan pengaturan alur pemedek agar tidak menumpuk di satu titik.
“Kesadaran bersama sangat penting. Tanpa partisipasi pemedek, upaya menjaga kebersihan tetap sulit tercapai,” tambah Bendesa.
Upacara Karya Agung melibatkan puluhan ribu pemedek dari berbagai daerah, sehingga pengurangan plastik menjadi fokus utama. Imbauan ini sejalan dengan regulasi Pemerintah Provinsi Bali yang membatasi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian pemedek sudah patuh, namun implementasi imbauan tetap bergantung pada kesadaran individu. Meski begitu, panitia dan pengelola terus menekankan pentingnya menjaga lingkungan suci agar tetap bersih dan khidmat.
“Kami berharap seluruh umat turut serta menjaga kebersihan dan kesucian kawasan suci ini. Dengan kerja sama panitia, pengelola, dan pemedek, Karya Agung Besakih bisa berlangsung lancar, khidmat, dan ramah lingkungan,” tutup Bendesa.
Editor: Redaksi TVRINews





