Terkini, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar kegiatan Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Kompleks PDAM, Jalan Dr. Ratulangi, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan para purna bakti aparatur sipil negara yang telah memberikan pengabdian panjang bagi pembangunan daerah.
Acara berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar dan para purna bakti PNS.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh tamu undangan yang hadir, sekaligus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin apabila selama ini terdapat kesalahan dan kekhilafan dalam menjalankan amanah pemerintahan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar masih sangat membutuhkan saran, masukan, dan dukungan dari para purna bakti yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan dan birokrasi.
Menurutnya, para purna bakti merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan konstruktif serta menjaga kesinambungan pembangunan daerah.
“Kami masih sangat membutuhkan masukan dari para senior yang telah berpengalaman dalam pemerintahan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan dan nasihat dari para purna bakti,” tambahnya.
Aliyah juga menyampaikan komitmennya untuk membuka Rumah Jabatan Wakil Wali Kota sebagai tempat kegiatan silaturahmi bagi para purna bakti. Ia mempersilakan kegiatan pertemuan rutin dilaksanakan secara berkala dengan koordinasi sebelumnya.
Selain silaturahmi, dalam kesempatan tersebut Aliyah Mustika Ilham juga menyampaikan sejumlah kebijakan Pemerintah Kota Makassar, termasuk penerapan sistem kerja Work From Anywhere (WFA) setiap hari Rabu dan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.
“Walaupun ada kebijakan WFA dan WFH, pelayanan publik tetap harus berjalan normal. Masyarakat tetap bisa menyampaikan aduan melalui aplikasi Lontara maupun secara langsung,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Makassar, Apiaty K. Amin Syam, dalam sambutannya mengapresiasi kebersamaan para purna bakti yang terus memberikan kontribusi pemikiran dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.
Ia menilai para purna bakti memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berbagai kebijakan pemerintah daerah.
“Para purna bakti ini masih terus membantu pemerintah, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah, seperti penertiban PKL dan pengelolaan sampah,” ujarnya.
Apiaty juga menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap kebijakan penataan pedagang kaki lima (PKL) serta pengelolaan sampah demi mewujudkan Kota Makassar yang lebih tertata, bersih, dan indah.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, purna bakti, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar, di antaranya Staf Ahli I Akhmad Namsum, Staf Ahli II Irwan Adnan, Staf Ahli III Andi Herfida Attas, serta para purna bakti PNS Pemerintah Kota Makassar.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga silaturahmi serta mendukung pembangunan Kota Makassar ke depan.




