Impor Diklaim Meledak, Sinyal Industri Bangkit Imbas Barang Modal Melonjak Tajam di Awal 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Lonjakan impor Indonesia di awal 2026 justru menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor industri nasional. 

Peningkatan tajam pada impor barang modal dan bahan baku menunjukkan aktivitas produksi yang mulai menggeliat.

Pada Februari 2026, nilai impor tercatat sebesar US$20,89 miliar. Meski turun secara bulanan, angka ini melonjak 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif Januari–Februari 2026, impor mencapai US$42,09 miliar atau tumbuh 14,44 persen. Kenaikan ini didorong oleh impor nonmigas yang meningkat signifikan.

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menilai tren ini sebagai indikator kuat bahwa sektor industri nasional tengah bergerak ke arah ekspansi.

“Hal ini selaras dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur S&P Global Indonesia yang meningkat ke level 53,8 pada Februari 2026, tertinggi sejak Maret 2024, memberikan sinyal positif bagi kinerja perdagangan Indonesia di kemudian hari,” ujar Busan, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (3/4/2026).

Berdasarkan jenis barang, impor barang modal mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 34,44 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan investasi dan aktivitas produksi di dalam negeri.

Selain itu, impor bahan baku dan barang konsumsi juga mengalami kenaikan, menandakan permintaan domestik yang tetap kuat.

Dari sisi komoditas, lonjakan terbesar terjadi pada impor kendaraan udara dan bagiannya yang meningkat drastis hingga 869,38 persen. Kenaikan juga terjadi pada logam mulia serta bahan konstruksi.

Sementara itu, Tiongkok, Australia, dan Singapura masih menjadi pemasok utama impor Indonesia. Namun, pertumbuhan tercepat justru datang dari negara seperti Prancis dan Uni Emirat Arab.

Lonjakan impor ini menegaskan bahwa di balik angka defisit sektor tertentu, terdapat sinyal kuat pemulihan ekonomi di mana industri mulai bergerak, investasi meningkat, dan aktivitas produksi kembali bergairah.(agr/raa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rencana Amsal Sitepu Kini Usai Divonis Bebas
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Rekor 69 Detik Toni Kroos di Brasil
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
BMKG: 9 Alat Deteksi Tsunami di Malut-Sulut Berfungsi Optimal
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Ini yang Digali Polisi dari Dude Harlino-Alyssa Soebandono di Kasus PT DSI
• 23 jam laludetik.com
thumb
Cinta di Balik Gelar Doktor: Pasutri Inspiratif Kompak wisuda S-3 Bersama di Unhas
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.