Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Makmur, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada hari Jumat (3/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Duka mendalam dirasakan keluarga yang tertimpa musibah.
Barang-barang berharga lenyap dilalap si jago merah. Tersisa hanya Al-Quran masih utuh yang berhasil diselamatkan.
"Iya (Al-Quran yang bisa diselamatkan). Al-Quran punya saya," kata Endang Rangguti (53 tahun), pemilik rumah yang hangus terbakar, saat ditemui di lokasi kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, anaknya Endang Rangguti mengalami luka bakar di bagian lengannya dan telah dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Anak saya paling kecil usia 4 tahun, luka bakar saja (di lengan). Saya bawa ke rumah sakit. Alhamdulillah kondisinya pulih," ujar Endang.
Endang menceritakan kejadian kebakaran tersebut. Ia sedang berjualan mi, kemudian dirinya mendapatkan informasi dari warga bahwa rumahnya kebakaran.
Sontak ia pun bergegas menuju rumahnya, tetapi api tersebut sudah besar dan menghanguskan rumahnya.
"Tadi jualan, terus pas dibilang 'rumah kau kebakaran' terus lompat naik sepeda motor. Begitu ditengok, sudah habis semua, berasap semua," ucap Endang.
Api pun berhasil dipadamkan selama kurang lebih dua jam pada pukul 13.00 WIB.
Endang menyebutkan, penyebab kebakaran dari pernyataan anaknya karena diduga korsleting dari penanak nasi. Saat kebakaran, kedua anaknya dan ibu Endang bernama Aminah Lubis (75 tahun) berada di dalam rumah dan berhasil menyelamatkan diri.
"Karena korsleting saja tadi. Tadi ada anak, mama (di dalam rumah)," pungkas Endang.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Made Wira Suhendra saat dikonfirmasi belum merespons penyebab pastinya kebakaran tersebut.





