Banjir melanda Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, akibat jebolnya tanggul aliran Sungai Tuntang, Jumat (3/4). Ketinggian air mencapai satu meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Suprapto, mengatakan volume air terus meningkat dan jumlah warga terdampak bertambah.
“Saat ini, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul ada dua desa, yakni Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur. Kondisi saat ini debit air meningkat dan terus meluas,” kata Suprapto dalam keterangannya.
Saat ini, petugas gabungan BPBD, Kodim 0716, dan Polres Demak melakukan evakuasi terhadap ratusan warga terdampak.
“Sebagian sudah mengungsi ke tempat aman. Kami juga bersama TNI-Polri melakukan evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah,” lanjutnya.
Sebelumnya, warga desa bersama para relawan telah melakukan antisipasi dengan memasang karung plastik berisi tanah di sekitar tanggul.
“Kuatnya arus dan tingginya debit air sungai membuat tanggul tidak dapat bertahan. Alhasil, dua titik tanggul itu jebol dan air melimpas ke permukiman,” tandasnya.





