Indonesia Buka Peluang Kolab Pendidikan Tinggi dengan Slowakia

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang kolaborasi. Yakni, di bidang pendidikan tinggi, riset, dan teknologi bersama dengan Slowakia.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dan Duta Besar (Dubes) Republik Slowakia untuk Indonesia Tomas Ferko di Jakarta, Kamis, 3 April 2026.

Stella dalam keterangan di Jakarta, Jumat, 3 April 2026, menegaskan bahwa berdasarkan program prioritas Presiden Prabowo mengenai kecukupan energi dalam negeri. Yakni, dengan pengembangan sumber energi baru, energi nuklir menjadi salah satu sumber yang paling potensial untuk memenuhi kekurangan pasokan di luar Jawa-Bali.

"Di Indonesia, dalam hal energi kita sebenarnya mengalami kelebihan pasokan di jaringan Jawa dan Bali. Namun, kita juga mengalami kekurangan pasokan di banyak wilayah lainnya. Salah satu yang paling potensial adalah energi nuklir, yang kehadirannya sangat penting bagi wilayah di luar sistem kelistrikan Jawa-Bali," kata Stella dikutip dari Antara, Jumat, 3 April 2026.
 

Baca Juga :

Ormas Islam Dituntut Adaptif dengan Modernisasi dan Perkembangan Teknologi

Wamendiktisaintek mengatakan Indonesia membuka peluang kerja sama beasiswa di bidang nuklir atau bidang lain seperti bioteknologi, kecerdasan buatan, serta pengembangan teknologi pangan yang menjadi keunggulan Slowakia.

"Kami siap bekerja sama terkait skema beasiswa, mulai dari jenis beasiswanya, bagaimana proses seleksinya, hingga bagaimana kita dapat memilih mahasiswa," ujar Stella Christie.


Wamendiktisaintek Stella Christie dan Dubes Republik Slowakia untuk Indonesia Tomas Ferko. Foto: Antara

Sementara itu, Dubes Slowakia untuk Indonesia Tomas Ferko menegaskan bahwa kerja sama akan difokuskan pada program prioritas nasional. Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang transformasi digital kesehatan melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.

Dubes Slowakia menyebutkan beberapa proyek lain yang bisa dikerjakan bersama, untuk dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat di mana 95 persen dari proyek yang didorong merupakan program prioritas pemerintah.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia dan Slowakia menegaskan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pameran Living Eden, Refleksi Alam Karya Seniman Lintas Generasi
• 1 jam lalukompas.id
thumb
TPK Hotel Berbintang Kaltim Turun ke 46,97%, Kunjungan Wisatawan Ikut Melemah
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Arema FC Terapkan Strategi Low Block untuk Imbangi Malut United
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Min Aung Hlaing Resmi Terpilih sebagai Presiden Myanmar dalam Pemerintahan Baru Didukung Militer
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Penyiram Air Keras di Bekasi Buang Barang Bukti ke Sungai, Eksekutor Sempat Kabur
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.