KPK Dalami Penyerahan Uang Pendaftaran Perangkat Desa pada Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Sudewo

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa pada penyidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif Sudewo.

"Penyidik mendalami keterangan terkait proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, melansir Antara, Sabtu (4/4/2026).

Advertisement

BACA JUGA: KPK Sita Barang Bukti Uang dari Ruangan Pribadi Ono Surono

Dia menjelaskan, pendalaman tersebut dilakukan KPK dengan memeriksa enam saksi pada 2 April 2026.

"Mereka adalah SY selaku calon perangkat Desa Sukorukun, JL selaku calon perangkat Desa Sidoluhur, PMN selaku calon perangkat Desa Trikoyo, AS selaku Kepala Desa Slungkep, MR selaku pihak swasta, dan ASH selaku Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pati," jelas Budi.

Sebelumnya, pada 19 Januari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sudewo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sehari kemudian, 20 Januari 2026, KPK membawa Sudewo bersama tujuh orang lain ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk proses penyidikan.

Pada tanggal yang sama, KPK menetapkan empat tersangka dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. Mereka adalah Sudewo (SDW); Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono (YON); Kades Arumanis Sumarjiono (JION); dan Kades Sukorukun Karjan (JAN).

Selain itu, Sudewo juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengusaha Mulai Beralih ke Truk Listrik di Tengah Lonjakan Harga Minyak
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 4 April: Ada Duel Dua Tim Pesakitan! Megawati Hangestri Siap Beraksi Lagi Hari Ini
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
FGD dengan Jurnalis di Makassar, Ahmadiyah Pamerkan Alquran yang Mereka Pakai dan Diterjemahkan
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Tak Semua Sama! Ini Ragam Aturan WFH ASN di Berbagai Daerah
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.