Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bandung, 1 Orang Tewas dan 33 Pohon Tumbang

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bandung pada Jumat (3/4/2026) memicu berbagai kejadian darurat, menewaskan satu orang, serta menyebabkan puluhan pohon tumbang yang mengganggu aktivitas warga.

Peristiwa paling fatal terjadi di kawasan Caringin, ketika seorang pengemudi mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Bojong Raya. Korban, seorang laki-laki, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Analis Kebencanaan BPBD Kota Bandung, Agung Rahmat Riyadi, menyampaikan bahwa korban langsung ditangani oleh tim gabungan di lapangan.

"Untuk korban ada di wilayah Caringin. Kejadian tersebut menimpa sebuah mobil, dan penanganannya dilakukan oleh BPBD Kota Bandung bersama petugas gabungan lainnya," kata Agung dikutip di Jakarta, (4/4/2026).

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk penanganan lebih lanjut.

Hujan deras yang mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB memicu rangkaian kejadian di berbagai titik kota. Hingga sore hari, tercatat sedikitnya 33 titik pohon tumbang dan dua baliho roboh.

Sejumlah titik terdampak tersebar di berbagai wilayah, seperti Jalan Cibolerang, Jalan Raya Kopo, Jalan Dr. Djunjunan, Pasteur, Jalan Pajajaran, Sukajadi, hingga kawasan Dago dan Ciumbuleuit.

Di kawasan Pasteur, pohon tumbang sempat menghambat akses menuju gerbang tol hingga menyebabkan kemacetan sampai Simpang Cihampelas.

"Salah satu titik terdampak berada di kawasan Pasteur, di mana pohon tumbang sempat menghalangi akses menuju gerbang tol. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat hingga Simpang Cihampelas sebelum akhirnya berhasil diurai oleh petugas,” ujar Agung.

Pemerintah Kota Bandung bersama tim gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), relawan, serta PLN langsung bergerak melakukan asesmen, evakuasi, dan pembersihan di lokasi terdampak.

BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem di masa peralihan musim.

Baca Juga: Pariwisata Indonesia Optimis Hadapi Tantangan Global, Menpar Tekankan Integritas dan Kinerja

Baca Juga: Indonesia–Korea Sepakati MoU Offshore Plant untuk Teknologi, SDM, dan Reutilisasi Migas

"Pengguna jalan kami minta untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho, serta segera mencari tempat aman apabila cuaca ekstrem terjadi," katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya lingkungan saat hujan deras dan angin kencang, yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berdampak luas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rudal Iran Hantam Israel, Warga Berhamburan-Asap Mengepul
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Seskab Teddy Temui Wapres Gibran Bahas Kondisi Tanah Air
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Menhaj Tekankan Serapan Kuota dan Penertiban KBIHU Jelang Operasional Haji 2026
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Industri Asuransi Masih Kaji Dampak Gempa Bitung M7,6 ke Klaim
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Dukung Iran Lawan AS-Israel, Din: Ini bukan Saatnya Ungkit Perbedaan Sunni-Syiah!
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.