Iran Balas Gertakan 48 Jam Donald Trump: "Pintu Neraka Akan Terbuka Untukmu"

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran merespons ultimatum Presiden Donald Trump terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam atau kesepakatan nuklir baru.

Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi Aliabadi, melontarkan peringatan keras kepada Trump agar tidak melanjutkan serangan terhadap Iran.

"Pintu neraka akan terbuka untukmu," ujarnya seperti dikutip CNN, Minggu (5/4)

Baca juga : Iran Longgarkan Blokade, Kapal Irak Bebas Melintas di Selat Hormuz

Secara terpisah, Juru Bicara Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, juga menyampaikan ancaman serupa terkait potensi eskalasi konflik di kawasan.

"Jangan lupa, jika permusuhan meluas, seluruh wilayah akan menjadi neraka bagi kalian. Ilusi mengalahkan Republik Islam Iran telah berubah menjadi rawa yang akan menelan kalian," lanjutnya.

Sebelumnya, Trump memberikan ultimatum kepada Iran agar segera membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Ia juga mengancam akan mengambil tindakan keras terhadap infrastruktur vital Iran apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Baca juga : Krisis Selat Hormuz: Inggris Galang Koalisi 40 Negara tanpa AS

"Waktu hampir habis, 48 jam sebelum neraka menimpa mereka," ujar Trump.

Situasi di kawasan Teluk memanas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang pertama kali diluncurkan pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran menutup jalur Selat Hormuz yang merupakan rute utama distribusi minyak dunia dari negara-negara Teluk. 

Penutupan ini berdampak signifikan terhadap pasar global, termasuk memicu lonjakan harga minyak dunia. (P-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Ringkus Penjual Obat Keras Berkedok Konter HP di Bogor
• 7 jam laludetik.com
thumb
Penyelesaian Akhir Masih Jadi PR untuk Timnas Indonesia, PSSI Harus Secepatnya Dapatkan Striker Nomor 9 Setara Ole Romeny
• 5 jam lalubola.com
thumb
Kapan Wapres Gibran Berkantor di IKN?
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Mentan Ungkap 3 Negara Antre Pupuk Urea RI selama Selat Hormuz Ditutup, Kini Sedang Nego Harga
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengapa Deforestasi di Indonesia Kembali Melonjak sejak 2025?
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.