Harga Pangan Akhir Pekan: Cabai Masih Mahal, Telur Mulai Turun

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Harga sejumlah komoditas pangan nasional kembali mengalami pergerakan, Minggu (5/4). Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, tren hari ini menunjukkan kenaikan pada kelompok bumbu dapur, sementara sebagian komoditas protein hewani justru mengalami penurunan.

Kelompok cabai masih menjadi penyumbang utama fluktuasi harga. Cabai rawit merah tercatat naik menjadi Rp83.150 per kilogram, atau meningkat sekitar 1,6 persen dibandingkan hari sebelumnya. Jika dihitung, harga sebelumnya berada di kisaran Rp81.800 per kilogram. Kenaikan ini mencerminkan pasokan yang masih terbatas di beberapa wilayah distribusi.

Hal serupa terjadi pada cabai merah besar yang kini berada di level Rp48.700 per kilogram. Meski tidak disebutkan persentasenya secara rinci, tren kenaikan ini menunjukkan tekanan pasokan yang belum sepenuhnya stabil.

Namun, berbeda dengan dua jenis cabai lainnya, cabai merah keriting justru mengalami penurunan signifikan sebesar 16,73 persen menjadi Rp42.550 per kilogram. Artinya, harga sebelumnya diperkirakan berada di kisaran Rp51.100 per kilogram. Penurunan tajam ini mengindikasikan adanya peningkatan suplai di pasar.

Pada komoditas bawang, bawang merah ukuran sedang naik 3,36 persen menjadi Rp47.650 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp46.100. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang turun ke Rp39.650 per kilogram, meskipun persentase penurunannya tidak disebutkan secara detail.

Untuk komoditas utama beras, harga relatif stabil namun menunjukkan kecenderungan naik tipis. Beras kualitas bawah berada di kisaran Rp14.350 hingga Rp15.150 per kilogram.

Beras kualitas menengah di rentang Rp15.700 sampai Rp16.050, sedangkan beras kualitas super berada di antara Rp16.500 hingga Rp16.900 per kilogram. Stabilitas ini menandakan pasokan beras masih cukup terjaga.

Di sektor minyak goreng, harga mengalami kenaikan. Minyak goreng curah naik 3,54 persen menjadi Rp20.500 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp19.800. Sementara minyak goreng kemasan dijual di kisaran Rp22.200 hingga Rp23.300 per kilogram. Gula pasir premium juga naik tipis menjadi Rp20.350 per kilogram.

Berbeda dengan komoditas lainnya, sektor protein hewani menunjukkan tren penurunan. Harga telur ayam ras turun 3,87 persen menjadi Rp32.300 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp33.600. Penurunan ini cukup signifikan dan dapat membantu mengurangi beban belanja masyarakat.

Harga daging sapi juga mengalami koreksi. Daging sapi kualitas I kini berada di Rp146.550 per kilogram, sementara kualitas II turun menjadi Rp139.450 per kilogram. Meski tidak disebutkan persentasenya, tren ini menunjukkan adanya pelemahan permintaan atau peningkatan pasokan.

Sementara itu, daging ayam ras segar justru naik tipis ke Rp44.000 per kilogram, menandakan permintaan yang masih stabil.

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan hari ini menunjukkan pola campuran. Kɓenaikan pada cabai dan beberapa bumbu dapur dipicu oleh faktor distribusi dan pasokan, sedangkan penurunan pada telur dan daging sapi menjadi sinyal membaiknya ketersediaan di pasar. Kondisi ini memberikan sedikit keseimbangan bagi konsumen di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Khidmatnya Misa Malam Paskah di Katedral Jakarta: Usung Tema Tobat Ekologis
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Ahmad Luthfi Upayakan Layanan Dasar Korban Banjir Demak Tetap Terpenuhi
• 23 jam laludetik.com
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 5 April 2026: Hujan Ringan hingga Sedang pada Siang dan Sore Hari di Makasar, Bagaimana Daerah Lain?
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Bersubsidi, 4 Tersangka Ditangkap
• 3 jam laludetik.com
thumb
5 Potret ruang tamu Rhoma Irama yang mencerminkan kemewahan klasik seorang legenda musik
• 11 jam lalubrilio.net
Berhasil disimpan.