JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengunggah sebuah video yang berisi perintah langsung kepada Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, Lebanon.
Instruksi ini diunggah lewat akun Instagram Agus @91agussubiyanto, Sabtu (4/4/2026).
Video tersebut berisi sebuah perintah, setelah Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) diserang berulang kali saat menjalankan misinya.
Untuk diketahui, serangan tersebut menyebabkan tiga prajurit TNI yang sedang menjalankan tugas, gugur.
Instruksi Panglima TNI tegas, dia mengatakan, prioritas utama adalah memastikan keselamatan prajurit di daerah penugasan Lebanon Selatan tetap aman dan terlindungi dalam menjalankan amanah negara.
Baca juga: Gugur di Lebanon, Mayor Zulmi Dimakamkan di TMP Cikutra, Panglima TNI: Prajurit Terbaik
"Jaga moril prajurit yang ada di sana. Tetap laksanakan pengamanan intern ya, masuk ke bunker-bunker, dan tidak ada kegiatan kegiatan keluar dan jaga moral prajurit supaya tetap semangat," kata Agus dalam video tersebut, dikutip Kompas.com, Senin (6/4/2026).
Selain instruksi langsung untuk menjaga moral dan semangat para prajurit, serta mengamankan diri ke bunker, Agus memanjatkan doa agar para prajurit senantiasa dalam perlindungan Tuhan yang Maha Kuasa.
"Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, diberikan kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan tugas, serta keselamatan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian." tulisnya dalam keterangan video yang diunggah.
Baca juga: Perintah Panglima TNI ke Komandan Satgas di Lebanon: Masuk ke Bunker-bunker
3 Jenazah Telah Kembali ke Tanah Air
Untuk diketahui, serangan terhadap UNIFIL terjadi pada 29-30 Maret 2026 dan menewaskan tiga prajurit TNI yang sedang bertugas.
Tiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.
Beberapa hari setelahnya, jenazah bisa dipulangkan ke Indonesia di tengah konflik Timur Tengah antara Iran dan Israel-Amerika Serikat masih berkecamuk.
Jenazah para TNI ini tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (4/4/2026) pukul 18.00 WIB.
Baca juga: SBY Beri Pesan ke Prajurit TNI di Lebanon: Jaga Diri, Keluarga Menunggu di Tanah Air
Mereka dianugerahi medali anumerta oleh PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dalam menjalankan tugas perdamaian.
Ketiga jenazah diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer.
Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ikhwan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang.
Sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Kulonprogo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




