Bukan Cuma Bikin Konsumsi BBM Irit, Ini Manfaat Lain Teknik Eco Driving

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Eco driving selama ini lebih dikenal sebagai teknik berkendara untuk menghemat bahan bakar. Namun di balik itu, terdapat manfaat lain yang berdampak langsung terhadap kondisi mobil.

Pola berkendara yang halus dan stabil membuat beban kerja komponen kendaraan menjadi lebih ringan. Hal ini berpengaruh terhadap umur pakai berbagai bagian penting mobil.

Menurut Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, eco driving mampu menekan tingkat keausan komponen karena kendaraan tidak dipaksa bekerja secara ekstrem. Efeknya terasa dalam jangka panjang.

Eco driving itu bukan cuma hemat BBM, tapi juga membuat komponen kendaraan lebih awet. Karena semua sistem bekerja lebih ringan dan tidak mengalami tekanan berlebih saat digunakan,” buka Jusri kepada kumparan Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, kebiasaan menghindari pengereman mendadak membuat kampas rem tidak cepat habis. Selain itu, tekanan pada sistem pengereman juga menjadi lebih stabil.

“Rem tidak cepat aus karena tidak sering digunakan secara agresif. Jadi umur pakainya bisa lebih panjang dibandingkan penggunaan normal yang cenderung kasar,” kata dia.

Selain rem, ban juga mendapatkan manfaat dari penerapan eco driving. Gaya berkendara yang halus membuat permukaan ban tidak cepat terkikis.

Hal ini terjadi karena minimnya akselerasi dan deselerasi mendadak. Dengan begitu, distribusi beban pada ban menjadi lebih merata.

“Ban juga lebih tahan lama karena tidak mengalami gesekan ekstrem secara berulang. Ini membuat biaya perawatan kendaraan bisa lebih ditekan,” ujarnya.

Dari sisi mesin, eco driving membuat kerja mesin lebih ringan karena tidak dipaksa berada di putaran tinggi. Kondisi ini membantu menjaga performa tetap optimal.

Efisiensi ini sekaligus berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih terkendali. Dengan demikian, eco driving memberikan manfaat ganda bagi pengguna kendaraan.

“Mesin bekerja lebih ringan karena putaran dijaga tetap stabil. Dampaknya bukan hanya ke konsumsi BBM, tapi juga ke umur pakai kendaraan secara keseluruhan,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rare Earth Indonesia Diburu Dunia, Maroef Sjamsoeddin: Jangan Sampai Diganggu Aktivitas Tambang Ilegal
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kaukus Parlemen Perdamaian Dunia Bakal Datangi Kedubes AS hingga Iran
• 40 menit laluviva.co.id
thumb
Komisi I DPR Bakal Rapat Bareng Menhan-TNI: Bahas 3 Prajurit Gugur-Andrie Yunus
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua Banggar DPR Tolak Usulan JK Minta Kurangi Subsidi BBM
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 6 April 2026 Terpantau Turun Drastis, Kini Jadi Rp2.831.000 per Gram
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.