Konflik dengan Rachel Vennya, Niko Al Hakim Bantah Isu Jual Rumah Tanpa Izin

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Perselisihan antara Niko Al Hakim alias Okin dengan mantan istrinya, Rachel Vennya, kembali mencuat ke publik. Isu ini bermula ketika Rachel meluapkan kekecewaannya melalui channel broadcast Instagram, Kamis (2/4), menuding Okin menjual rumah tanpa izin.

Rumah tersebut dikabarkan jadi bagian dari kesepakatan nafkah untuk kedua anak mereka sejak bercerai pada Februari 2021. Tak ingin bola liar berkembang, Okin buka suara memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @okinpth.

Harapan Awal di Balik Rumah Tersebut

Okin menjelaskan, rumah yang kini menjadi sengketa itu dibeli dengan niat tulus untuk keluarga kecilnya sebelum anak pertama mereka lahir.

"Rumah itu dibeli di momen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik di dalam rumah itu. Tidak ada sedikitpun terlintas akan terjadi perpisahan," ungkap Okin mengisahkan masa lalunya.

Setelah mereka berpisah, Okin menyebut ada proses terkait pembagian aset, termasuk soal uang mut'ah. Pada 2021, lewat kesepakatan pembagian harta, rumah tersebut secara resmi diputuskan menjadi bagian milik Okin.

Namun, Okin menyayangkan Rachel tidak konsisten membahas penukaran aset lain, seperti tanah di Bali.

"2021: dalam pembagian harta tersebut, ybs (yang bersangkutan) memutuskan rumah tersebut jadi bagian gue," tegas Okin.

Masa Sulit Okin, Ngaku Lalai Bayar Rumah

Okin tidak membantah bahwa dirinya sempat mengalami kendala finansial pada 2023. Ia mengakui ada kewajiban pembayaran atas rumah yang tertunda.

Hal itu dipicu kondisi bisnisnya yang terpuruk hingga membuatnya merasa sangat lelah secara mental (burned out).

"2023: terdapat kelalaian dari gue dalam membayarkan kewajiban, karena di saat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out, sehingga muncullah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran di bawah," tulis Okin.

Putuskan Jual Rumah

Memasuki awal 2026, masalah KPR dan komunikasi yang buruk membuat Okin merasa konflik ini harus segera diakhiri. Okin mengaku sudah lama menawarkan untuk melakukan balik nama aset, tetapi tidak kunjung terlaksana.

Okin akhirnya memilih untuk menjual rumah tersebut demi ketenangan bersama.

"Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan jauh, gue memutuskan jual rumah karena gue merasa banyak timbulnya perselisihan. Harapan gue, hanya ingin menjalankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak-anak tanpa ada sangkut paut mengenai harta benda," jelas Okin.

Titik Temu yang Sempat Tercapai

Yang menarik, Okin mengungkap sebenarnya ia dan Rachel sudah sempat berdiskusi secara kekeluargaan sebelum masalah ini meledak di media sosial.

Pada Selasa lalu sebelum unggahan Rachel viral, keduanya diklaim sudah sepakat mengenai jalan tengah untuk masalah rumah tersebut.

Kronologi Kejadian yang Jadi Pemicu

Okin kemudian membeberkan apa yang sebenarnya terjadi pada hari Kamis saat Rachel merasa ada orang asing masuk ke rumah.

Okin mengaku sudah memberikan informasi sejak Rabu malam bahwa akan ada pengecekan rumah untuk calon pembeli. Namun, terjadi miskom yang membuat Rachel merasa rumah tersebut seolah-olah akan langsung dikosongkan.

"Pada hari Kamis, muncullah narasi dari ybs bahwa tanpa babibu ada orang ingin mengukur rumah. Yang mana sebenarnya, ybs sudah mengetahui mengenai akan terjadi pengecekan bukan pengukuran," jelas Okin.

"Dan mungkin ybs beranggapan bahwa rumah tersebut harus dikosongkan pada hari itu juga, padahal tidak. Semua penjualan pasti melewati banyak proses terlebih dahulu," lanjutnya.

Pembelaan Soal Tidak Memberi Nafkah

Terkait tudingan Okin tidak menafkahi anak, Okin merasa hal itu tidak adil. Ia menegaskan, skema pembayaran KPR selama ini diniatkan sebagai bagian dari nafkah. Soal uang mut’ah pun, ia mengklaim tidak pernah berniat untuk tidak membayarnya.

"Tapi rasanya enggak fair kalau ybs berstatement seakan gue enggak kasih nafkah. Dan untuk uang mut’ah-nya sendiri, tidak pernah terucap dari mulut gue untuk tidak membayarkan, dan ybs pun tahu mengenai hal itu," tutur Okin.

Kebingungan Okin

Okin pun mempertanyakan kenapa Rachel tetap melontarkan amarahnya di publik, padahal titik tengah sepakat sudah ada.

"Yang gue bingung, kenapa narasi yang ditulis seakan ybs marah mengetahui soal penjualan rumah? Sedangkan beberapa hari lalu gue dan ybs sudah menemukan titik tengah mengenai rumah tersebut," tutup Okin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPAI Soroti Pemilihan Diksi dalam Film Aku Harus Mati, Ingatkan Nilai Budaya
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pukat UGM Usulkan Lembaga Khusus Kelola Aset Rampasan Ada di Bawah Presiden
• 4 jam laludisway.id
thumb
Bhayangkara Taklukkan 10 Pemain Persija Lewat Gol Injury Time, Sidebe Jadi Penentu
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemkot Padang Catatkan PAD Sektor Kuliner hingga Rp5,6 Miliar
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.