Tegas! Iran Sebut Selat Hormuz Tak Akan Kembali ke Kondisi Semula

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, menyatakan Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelumnya, khususnya bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Hal ini seiring dengan langkah Teheran menerapkan pengaturan keamanan baru di Teluk Persia yang bertujuan mengecualikan pihak-pihak yang dianggap bermusuhan.

Baca Juga :
Bos OJK Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah ke 3 Kanal Utama Sektor Jasa Keuangan RI
Iran ke Trump: Selat Hormuz Hanya Akan Dibuka Jika Iran Dapat Kompensasi Melalui Tarif Tol

“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel,” demikian pernyataan tersebut dalam unggahan di platform media sosial X, dikutip Senin, 6 April 2026.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Angkatan Laut IRGC Iran berada pada tahap akhir persiapan operasional untuk apa yang disebut para pejabat Iran sebagai “tatanan baru untuk Teluk Persia.”

Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari setelah parlemen Iran menyetujui di tingkat komite rancangan undang-undang yang akan mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Media Iran melaporkan bahwa usulan tersebut mencakup kewajiban pembayaran biaya lintasan dalam mata uang nasional Iran, rial, larangan transit bagi AS dan Israel, serta pembatasan terhadap negara-negara yang terlibat dalam sanksi sepihak terhadap Iran.

Rancangan tersebut juga memuat ketentuan terkait kedaulatan Iran atas selat, kewenangan angkatan bersenjata, keamanan maritim, isu lingkungan, serta kerja sama hukum dengan Oman.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS sebagai bentuk pertahanan diri, yang menyebabkan korban dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan. (Ant)

Baca Juga :
Bursa Asia Menguat Usai Ultimatum Trump ke Iran Soal Selat Hormuz
Iran Balas Ancaman Trump: Langkah Cerobohmu Bisa Seret AS ke Neraka Hidup
Iran Gagalkan Misi Penyelamatan Pilot F-15 AS, Sebut Trump Pembohong

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan Amran Beri Bantuan Modal Rp20 Juta untuk Pedagang Kerupuk
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Mendikti Minta Kampus Beri Jatah Dosen WFH Satu Hari Sepekan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Elnusa Bertransformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi 25 Persen
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Misi Artemis II Siap Abadikan Kembali Foto Ikonik ‘Earthrise’ dari Sisi Jauh Bulan
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ancaman Child Grooming Mengintai Anak di Era Digital, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.