Jatah Preman Kurang, Pelaku Keroyok Pemangku Hajat di Purwakarta hingga Tewas, Polisi: Untuk Keamanan dan Beli Miras

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pria pemilik hajat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah pelaku yang diduga preman kampung.

Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu (4/4/2026).

Pemangku hajat bernama Dadang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pria yang disebut preman kampung.

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi mengungkapkan sekelompok orang datang ke tempat hajatan untuk meminta jatah. 

“Didapati pada saat hajatan sedang berlangsung, ada sekelompok orang yang datang ke tempat hajatan yang menurut warga sekitar itu nyebutnya minta jatah ya,” ungkap Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi.

“Tetapi ada kesalahpahaman hingga menimbulkan keributan dan mengakibatkan meninggalnya korban. Diduga lebih dari dua orang, tapi ini masih dalam pengembangan ya,” sambungnya.

Pemilik hajat di Purwakarta tewas akibat dikeroyok preman
Sumber :
  • Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun menjelaskan terduga pelaku melakukan aksi yang tidak pantas.

Kemudian, pelaku meminta ‘jatah preman’ berupa sejumlah uang kepada pemangku hajat. 

Saat pelaku tidak menerima uang sesuai yang sudah ditentukan, akhirnya mengeroyok korban di tempat acara. 

“Pada acara itu mengadakan organ tunggal sebagai hiburan. Pada saat adanya hiburan warga kemudian timbul persoalan. Didatangi oleh seseorang terduga pelaku yang melakukan perbuatan yang tidak pantas di lokasi dengan cara meminta sejumlah uang kepada pemangku hajat,” jelas Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun pada program acara Apa Kabar Indonesia Siang, tvOne, Senin (6/4/2026).

“Akan tetapi uang yang diterima oleh yang bersangkutan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan mendapat teguran dari korban supaya tidak membuat keresahan dalam acara tersebut. Terduga pelaku tidak menerima, akhirnya terjadi suatu perbuatan melawan hukum yang berdampak kepada korban dilarikan ke rumah sakit,” lanjutnya menjelaskan.

Berdasarkan hasil olah TKP serta penyidikan, pelaku yang merupakan warga sekitar desa dan tidak bekerja. 

Terduga pelaku meminta uang kepada korban dengan alasan untuk keamanan acara dan membeli minuman keras.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Kecelakaan Maut di Situbondo, Menewaskan Dua Pelajar
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkab Cirebon akan Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Warga Nanggung Bogor Harap Bersabar, Dedi Mulyadi Pastikan Anggaran Jalan Rusak Sudah Ada Tinggal Realisasi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Wapres Gibran Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa di Sulawesi Utara
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Siasat Perajin Tempe Hadapi Kenaikan Harga Kedelai Rp11 Ribu/Kg, Perkecil Ukuran demi Jaga Daya Beli
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.