FAJAR, TEL AVIV—Sebanyak 386 tentara Israel menjadi korban dalam perang Iran.
Sebelas di antaranya tewas dan 375 luka-luka. Angka korban sejak dimulainya perang melawan Iran pada 28 Februari itu sesuai data militer yang diumumkan pada hari Senin, seiring pertempuran terus berlanjut di berbagai front.
Militer Israel mengatakan di situs webnya bahwa 27 dari yang terluka berada dalam kondisi serius, sementara 56 lainnya mengalami luka sedang.
Militer tidak menyebutkan secara spesifik di mana para tentara terluka, tetapi telah melaporkan korban jiwa setiap hari sejak melancarkan kampanyenya di Lebanon pada 2 Maret.
Tentara juga melaporkan bahwa 11 tentara Israel tewas di Lebanon selatan, sehingga total jumlah kematian militer sejak Oktober 2023 menjadi 936.
Dikutip dari Anadolu, Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pada Senin pagi bahwa 7.035 warga Israel telah terluka sejak dimulainya perang melawan Iran, termasuk 163 dalam 24 jam terakhir.
Kementerian tidak menyebutkan jumlah korban jiwa, tetapi Institut Studi Keamanan Nasional mengatakan bahwa 31 warga Israel telah tewas sejak perang dimulai.
Tentara Israel telah memperluas serangannya di Lebanon sejak serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret, meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.
Otoritas Lebanon mengatakan setidaknya 1.461 orang telah tewas dan 4.430 orang terluka dalam serangan Israel. (amr)




